salju

Selamat Datang di Blog Calon Guru Kimia

Rabu, 04 Juli 2012

Soal-soal SMA kelas X



·          
STRUKTUR ATOM
1.      Dari nama di bawah ini, yang tidak pernah menyusun tentang konsep teori atom adalah:
a.      Moseley
b.      Dalton
c.       Thomson
d.      Rutherford
e.       Newton
Jawab: a
2.      Salah satu kelemahan dari teori atom Rutherford adalah:
a.      Atom terdiri dari inti positif dan elektron
b.      Jika elektron mengelilingi inti, maka elektron akan kehabisan energi dan jatuh ke inti
c.       Lintasan elektron tidak jelas
d.      Muatan inti belum ditentukan
e.       Tidak memancarkan spektrum
Jawab: b
3.      Partikel-partikel penyusun suatu atom yang mempunyai jumlah yang sama dan muatannya berlawanan adalah:
a.      Proton dan neutron
b.      Proton dan nukleon
c.       Neutron dan nukleon
d.      Proton dan elektron
e.       Positron dan proton
Jawab: d
Dalam suatu atom, jumlah yang sama tetapi muatan berbeda adalah proton dan elektron. Sedangkan bila dibandingkan dengan jumlah neutron, maka akan berbeda.
4.      Teori atom pertana kali yang menduga bahwa materi terbentuk dari suatu bahan dasar ditemukan oleh:
a.      Isaac Newton
b.      J.J Thomsom
c.       Democritus
d.      E. Rutherford
e.       J. Chadwick
Jawab: c
5.      Atom-atom dari suatu unsur yang sama, tetapi mempunyai massa yang berbeda disebut:
a.      Isotop
b.      Isoton
c.       Isobar
d.      Identik
e.       Sebanding
Jawab: a
6.      Jumlah kulit atom yang dimiliki oleh suatu unsur yang mempunyai nomor atom 20 adalah:
a.      2
b.      3
c.       4
d.      5
e.       6
Jawab: c
Kulit yang terdapat pada atom tersebut adalah 4 karena dalam konfigurasi elektronnya, K=2, L=8, M=8, dan N=2.
7.      Atom adalah unit pembangun dari segala macam materi. Atom pembangun asam sulfat adalah:
a.      H,C,O
b.      H,S,O
c.       H,N,O
d.      H,N,S
e.       H,N,Si
Jawab: b
Karena rumus kimia asam sulfat adalah H2SO4, sehingga atom pembangunnya adalah H, S dan O.
8.      Elektron ditemukan oleh:
a.      Isaac Newton
b.      J.J Thomsom
c.       Democritus
d.      E. Rotherford
e.       J. Chadwick
Jawab: b
9.      Partikel dasar penyusun suatu atom adalah:
a.      Proton, elektron, sinar alfa
b.      Proton, neutron, sinar alfa
c.       Neutron, elektron, sinar alfa
d.      Proton, elektron, neutron
e.       Proton, neutron, zat radioaktif
Jawab: d
10. Jumlah elektron pada kulit ketiga suatu atom adalah:
a.      2
b.      5
c.       8
d.      18
e.       32
Jawab: d
Dalam konfigurasinya, K=2, L=8, M=18, N=32, dan O=50. Maka kulit ketiga yaitu M mempunyai jumlah maksimal elektron adalah 18.
11. Rutherford menyatakan “atom terdiri dari inti positif dan dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif, dimana elektron beredar di sekitar inti dengan lintasan tertentu”. Rutherford menyatakan hal tersebut berdasarkan percobaan:
a.      Sinar katode
b.      Hamburan sinar alfa pada lempeng tipis emas
c.       Spektrum senyawa
d.      Spektrum unsur
e.       Penembakan neutron pada inti atom
Jawab: b
12. Dalam atom, elektron beredar mengelilingi inti atom pada lintasan berbentuk lingkaran. Tidak semua lintasan dapat dilalui oleh elektron. Lintasan yang diperbolehkan adalah yang memberikan momentum sudut tertentu. Pernyataan tersebut merupakan salah satu teori atom:
a.      Dalton
b.      Rutherford
c.       Bohr
d.      Shcrodinger
e.       Chadwick
Jawab: c
13. Jika diketahui nomor atom Fe = 26, maka konfigurai elektron ion Fe3+ adalah:
a.      1s2 2s2p3s3p4d6
b.      1s2 2s2p3s3p3d5
c.       1s2 2s2p3s3p4s3d3
d.      1s2 2s2p3s3p4s3d4
e.       1s2 2s2p3s3p4s3d6
Jawab: b
Konfigurasi untuk:
26Fe = 1s2 2s2p3s3p4s3d6
26Fe3+ =1s2 2s2p3s3p3d5 (melepaskan 3 elektron)
14. Jika diketahui nomor atom unsur x sama dengan 26, maka konfigurasi elektron ion x3- adalah:
a.        1s2 2s2p3s3p3d4s2
b.         1s2 2s2p3s3p3d4s2
c.         1s2 2s2p3s3p3d4s2
d.        1s2 2s2p3s3p3d5
e.         1s2 2s2p3s3p3d4s1
Jawab: a
Konfigurasi untuk:
26X = 1s2 2s2p3s3p4s3d6
26X3- = 1s2 2s2p3s3p3d4s(menerima 3 elektron)
15. Partikel dasar penyusun atom terdiri atas proton, elektron dan neutron. Muatan listrik partikel dasar tersebut berturut-turut adalah:
a.      -1, +1, 0
b.      +1, -1, 0
c.       +1, 0, -1
d.      -1, 0, +1
e.       0, -1, +1
Jawab: c
Proton bermuatan positif, elektron bermuatan negatif dan neutron tidak memiliki muatan.
16. Di antara unsur berikut, yang mempunyai elektron valensi terbanyak adalah:
a.      5P
b.      7Q
c.       9R
d.      11S
e.       15T
Jawab: c
5P    ®2 3
7Q   ®2 5
9R    ®2 7
11S   ®2 8 1
15T  ®2 8 5
Elektron valensi adalah elektron padaa kulit terluat suatu atom. Oleh karena itu, yang mempunyai elektron valensi terbanyak adalah 9R.

17. Partikel penyusun inti atom adalah:
a.      Proton
b.      Neutron
c.       Neutron dan elektron
d.      Proton dan neutron
e.       Proton, elektron, neutron.
Jawab: d
Penyusun inti atom adalah proton dan neutron. Dan di sekitar inti terdapat elektron. 
18. Isotop 2713Al terdiri dari:
a.      13 proton, 14 elektron, dan 27 neutron
b.      13 proton, 13 elektron, dan 27 neutron
c.       13 proton, 13 elektron, dan 14 neutron
d.      14 proton, 14 elektron, dan 13 neutron
e.       27 proton, 27 elektron, dan 14 neutron
Jawab: c
Dalam suatu atom, jumlah proton = jumlah elektron = nomor atom. Jumlah neutron = nomor massa-nomor atom.
19. Diketahui isotop 5626Fe, maka ion Fe3+ mempunyai:
a.      26 elektron di sekitar inti
b.      29 proton di sekitar inti
c.       29 elektron di dalam inti
d.      23 elektron di sekitar inti
e.       56 neutron di dalam inti
Jawab: d
ion Fe3+ memiliki elektron sebanyak 23. Fe memiliki elektron 26. Hal ini disebabkan dalam ion Fe3+, Fe melepaskan 3 elektronnya, sehingga mengurangi jumlah elektron yang ada pada atom tersebut.
20. Diketahui ion X3+ mempunyai 10 elektron dan 14 neutron. Nomor atom unsur X adalah:
a.      7
b.      10
c.       13
d.      14
e.       27
Jawab: c
Ion X3+ mempunyai 10 elektron. Dalam hal ini, ion X3+ melepaskan 3 elektron terluarnya. Maka jumlah elektron yang mana juga sama dengan nomor atom unsur X adalah 10+3=13.

·          SISTEM PERIODIK UNSUR
1.      Di antara sifat periodik berikut, yang benar dalam satu golongan dari atas ke bawah adalah:
a.      Jari-jari atom semakin pendek
b.      Elektronegatifitas semakin besar
c.       Energi ionisasi semakin kecil
d.      Afinitas elektron semakin besar
e.       Sifat logam semakin berkurang
Jawab: c
Energi ionisasi adalah energi yang dilepaskan untuk membentuk ion. Dalam satu golongan, jari-jari atom semakin bertambah namun muatan inti tetap. Oleh karena itu, dalam satu golongan, semakin ke bawah semakin jauh jarak antara inti dan elektron terluar dan elektron terluar tersebut akan semakin mudah lepas.
2.       Susunan yang benar yang memenuhi persyaratan konfiguraasi elektron adalah:
a.      1s2 2s2p3s2
b.      1s2 2s3s3
c.       1s2 2s2
d.      [18Ar] 4s4p5
e.       [18Ar] 4s4p5
Jawab: a

3.      Atom dengan susunan elektron berikut yang mempunyai energi ionisasi pertama terbesar adalah:
a.      1s1
b.      1s2
c.       1s2 2s1
d.      1s2 2s1
e.       1s2 2s2p1
Jawab: b
Karena 1sadalah konfigurasi dari He. He adalah unsur yang berada pada golongan VIIIA. Telah kita ketahui bahwa semakin kecil jari-jari atom, akan semakin besar energi ionisasinya karena unsur tersebut semakin stabil sehingga akan membutuhkan energi yang besar untuk melepaskan elektron terluarnya.
4.      Di bawah ini terdapat susunan elektron beberapa unsur:
P     : 1s2 2s2p3s1
Q    : 1s2 2s2p3s2
R     : 1s2 2s2p3s3p5
S      : 1s2 2s2p3s3p6  3d3  4s2
T     : 1s2 2s2p3s3p4s1
Berdasarkan susunan elektron di atas, maka unsur yang paling mudah menjadi ion positif adalah:
a.      P
b.      Q
c.       R
d.      S
e.       T
Jawab: e
Suatu unsur dikatakan mudah membentuk ion positif jika memiliki jari-jari yang paling besar. Dalam Sistem Periodik Unsur, letak  unsur yang paling mudah membentuk  ion positif berada pada paling kiri bawah. Dari konfigurasi elektron tersebut, yang paling mungkin adalah P dan Q. Namun dalam golongan IA, yang berada paling bawah adalah T.
5.      Secara acak diketahui jari-jari dari unsur-unsur: Li, Na, Ka, Be dan B dalam angstrom adalah: 2,01; 1,57; 1,23; 0,80; 0,89; maka jari-jari atom Li adalah:
a.      2,03
b.      1,57
c.       1,23
d.      0,80
e.       0,89
Jawab: c
Dalam sistem periodik unsur, letak unsur-unsur tersebut adalah:
Li         Be        B
Na
K
Urutan jari-jarinya : B - Be – Li – Na – K
Jadi, jari-jari Li adalah urutan ketiga dari angka yang terbesa: 1,23.
6.      Hal-hal berikut yang mengenai perubahan dari kiri ke kanan dalam satu periode untuk golongan utama, kecuali:
a.      Energi ionisasi bertambah
b.      Jumlah elektron valensi bertambah
c.       Bertambahnya tingkat oksidasi maksimum
d.      Jari-jari atom bertambah
e.       Kecenderungan membentuk ion positif berkurang
Jawab: d
Dalam satu periode dari kiri ke kanan, jari-jari atom semakin kecil karena jumlah kulit yang tetap namun jumlah muatan inti semakin bertambah.
7.      Jika diketahui unsur X terapat dalam golongan karbon, dan unsur Y bernomor atom 17, maka senyawa yang dapat terbentuk dari kedua unsur tersebut adalah:
a.      XY4
b.      XY3
c.       XY2
d.      XY
e.       XY5
Jawab: a
X golongan karbon = golongan IVA
17Y = 1s2 2s2p3s3p= golongan VIIA
X memerlukan 4 elektron sedangkan Y memerlukan 1 elektron, sehingga ikatannya adalah XY4
8.      Jika diketahui nomor atom Q = 20 dan nomor atom S = 8, maka ikatan yang terbentuk dari QS termasuk jenis ikatan:
a.      Ikatan kovalen polar
b.      Ikatan ion
c.       Ikatan kovalen nonpolar
d.      Ikatan koordinasi
e.       Ikatan hidrogen
Jawab: b
20Q = 1s2 2s2p3s3p4s(golongan alkali tanah)
8S = 1s2 2s2p(golongan VIA adalah nonlogam)
Jadi ikatan QS adalah ikatan ion.
9.      Jika diketahui unsur-unsur berikut: 3P, 12Q, 19R, 33S, 53T. Maka yang terletak pada golongan yang sama dalam sistem periodik unsur adalah:
a.      P dan Q
b.      Q dan S
c.       P dan R
d.      S dan T
e.       R dan T
Jawab: c
3P    =1s2 2s® IA
12Q =1s2 2s2p3s® IIA
19R  =1s2 2s2p3s3p4s® IA
33S   =1s2 2s2p3s3p6  4s3d10  4d® VA
53T  =1s2 2s2p3s3p6  4s3d10  4p5s4d10 5p5  ® VIIA
10. Jika dalam atom Cr dengan nomor atom 24, maka jumlah elektron tidak berpasangan adalah sebanyak:
a.      1
b.      2
c.       3
d.      4
e.       5
24X = 1s2 2s2p3s3p6  4s3d4

¯
                  
Jadi, jumlah elektron tidak berpasangan adalah 4 elektron.
11. Unsur-unsur X, Y dan Z terletak pada periode 3 dalam sistem periodik unsur. Oksida unsur X dalam air menghasilkan larutan yang mempunyai pH < 7, sedangkan unsur Y dengan air bereaksi menghasilkan gas hidrogen. Percobaan ini menunjukkan bahwa unsur Z dapat bereaksi baik dengan larutan asam maupun basa. Susunan unsur tersebut dalam sistem periodik dari kiri ke kanan adalah:
a.      X, Z, Y
b.      Z, X, Y
c.       Y, X, Z
d.      X, Y, Z
e.       Y, Z, X
Jawab: e
Oksida X + air mempunyai pH < 7 ®asam (X = nonlogam)
Unsur Y + air ® gas H (Y = logam)
Z bersifat amfoter. Bereaksi dengan asam akan menghasilkan basa dan jika bereaksi dengan basa akan menghasilkan asam.
Deret pada susunan berkala:
Logam        amfoter           nonlogam
     Y                 Z                       X
12. Unsur X dengan nomor atom 5 dan Y dengan nomor atom 17 membentuk senyawa XY3, maka bentuk molekul senyawa itu adalah:
a.      Tetrahedron
b.      Linier
c.       Segitiga sama sisi
d.      Bujursangkar
e.       Oktahedron
Jawab: a
Karena rumus molekul senyawa yang terbentuk adalah XYsehingga bentuk molekul yang akan terbentuk adalah tetrahedron.
13. Jika diketahui unsur X mempunyai konfigurasi elektron 1s2 2s2p3s2. Maka senyawa yang mungkin dibentuk oleh atom ini adalah:
a.      XCl
b.      XCl2
c.       CaX
d.      X2(PO4)3
e.       H2SO4
Jawab: b
Dari konfigurasi elektronnya: 1s2 2s2p3smaka atom X cenderung melepaskan 2 elektron terluarnya. Biloks atom X = +2, sehingga senyawa yang mungkin terjadi adalah XCl2.

14. Ikatan zat-zat berikut yang memiliki kelompok ikatan kovalen adalah:
a.      KI, HF, dan Cl2
b.      H2O, NH3, dan NaCl
c.       NH3, H2O dan Cl2
d.      Cl2, HF dan KI
e.       NaCl, KI dan HF
Jawab: c
Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi karena pemakaian elektron secara bersama-sama, dan terjadi antara unsur-unsur yang memiliki keelektronegatifan yang hampir sama, contohnya pada: H2O, NH3, Cl2, O2.dst.
15. Dalam sistem periodik unsur terdapat unsur-unsur transisi. Pernyataan yang tidak benar tentang unsur-unsur tersebut adalah:
a.      Mudah membentuk senyawa kompleks
b.      Pada umumnya memberikan ion yang berwarna
c.       Sering memperlihatkan keaktifan katalitik
d.      Semuanya merupakan padatan pada suhu kamar dan tekanan atmosfer
e.       Juga dikenal sebagai unsur-unsur blok –d
Jawab: d
Logam transisi merupakan logam penghantar listrik dan panas yang baik. Sehingga walaupun pada suhu tinggi, dapat juga berupa padatan.
16. Berdasarkan sifat periodik unsur-unsur halogen, HF diharapkan mempunyai titik didih paling rendah dibandingkan dengan HCl, HBr, dan HI. Hal ini disebabkan HF mempunyai ikatan:
a.      Hidrogen
b.      Ion
c.       Kovalen
d.      Van der waals
e.       Kovalen ion
Jawab: a
Berdasarkan sistem periodik, HF diharapkan mempunyai titik didih yang paling rendah. Namun pada kenyataannya, HF mempunyai titik didih yang tinggi karena HF mempunyai ikatan hidrogen.
17. Jika diketahui atom-atom unsur tertentu mempunyai 16 elektron, maka atom-aton unsur lain dengan sifat-sifat yang mirip adalah yang mempunyai jumlah elektron:
a.      10
b.      24
c.       34
d.      50
e.       64
Jawab: c
16X =1s2 2s2p3s3p4
10X  =1s2 2s2p6
24X  =1s2 2s2p3s3p6  4s3d4
34X  =1s2 2s2p3s3p6   3d10 4s2  4p4
50X  =1s2 2s2p3s3p6  4s3d10  4p5s4d10 5p
64X  =1s2 2s2p3s3p6  4s3d10  4p5s4d10 5p6s4f7
Sehingga, unsur-unsur yang mempunyai sifat-sifat yang mirip adalah yang mempunyai elektron valensi yang sama yaitu 34. Elektron valensinya = sp4
18. Unsur kalsium dengan nomor atom 20 mempunyai konfigurasi elektron : 1s2 2s2p3s3p6  4sterletak pada:
a.      Periode 2, golongan IVA
b.      Periode 3, golongan IIA
c.       Periode 3, golongan VIA
d.      Periode 4, golongan IIA
e.       Periode 4, golongan VIA
Jawab: d
Dari konfigurasi elektronnya: 1s2 2s2p3s3p6  4s2, maka n=4 (menunjukkan periode) dan elektron terluar = 2 (menunjukkan golongan)
19. Unsur-unsur periode ketiga terdiri atas: Na, Mg, Al, Si, P, S, Cl, dan Ar. Menurut konfigurasi elektronnya dapat dikatakan bahwa:
a.      Na paling sukar bereaksi
b.      P, S, dan Cl cenderung membentuk basa
c.       Si adalah logam
d.      Na, Mg, dan Al dapat berperan sebagai pengoksida
e.       Energi ionisasi pertana Ar adalah paling besar
Jawab: e
Karena dalam satu periode, energi ionisasinya semakin besar karena unsur tersebut semakin stabil. Oleh karena itu, Ar berada pada golongan VIIIA sehingga sangat stabil dan untuk melepaskan elektron, membutuhkan energi yang sangat besar.
20. Yang tidak termasuk sifat Na adalah:
a.      Terdapat di alam dalam keadaan bebas
b.      Tidak bereaksi dengan air
c.       Lunak, dapat diiris dengan pisau
d.      Berupa zat padat pada suhu biasa
e.       Mengkilap, putih seperti perak
Jawab: b
Na adalah golongan logam alkali yang dapat bereaksi dengan air membentuk basa.

·          IKATAN KIMIA
1.      Unsur X mempunyai konfigurasi elektron: 2 8 7 dapat mencapai aturan oktet dengan cara:
a.      Melepas 7 elektron
b.      Menyerap 1 elektron
c.       Memasankan 1 elektron
d.      Menyerap atau memasangkan 1 elektron
e.       Menerima sepasang elektron
Jawab: b
Unsur X berada pada golongan VIIA, yang memiliki keelektronegatifan yang besar, sehingga mempunyai kecenderungan untuk menangkap elektron membentuk ion negatif.
2.      Perbedaan antara ion Na+ dengan atom natrium adalah:
a.      Ion Nakelebihan 1 proton
b.      Ion Nakelebihan 1 elektron
c.       Ion Nakekurangan 1 elektron
d.      Ion Nakekurangan 1 proton
e.       Ion Na kekurangan 1 neutron
Jawab: b
Ion Namemiliki ion positif karena melepaskan 1 elektron. Ion Naini melepaskan 1 elektron untuk mencapai kestabilannya.
3.      Di antara sifat berikut ini yang bukan sifat senyawa ion adalah:
a.      Rapuh
b.      Titik leleh tinggi
c.       Larutannya dapat menghantar arus listrik
d.      Lelehannya dapat menghantar listrik
e.       Padatannya dapat menghantar listrik
Jawab: b
Senyawa hidrogen memiliki titik didih yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan senyawa ion. Namun senyawa ion adalah konduktor dan penghantar panas yang baik.
4.      Di antara zat berikut ini, yang mengandung ikatan ion adalah:
a.      Es batu
b.      Silikon
c.       Perunggu
d.      Batu kapur
e.       Gula
Jawab: d
Batu kapur mengandung ikatan ion karena rumus senyawa batu kapur adalah CaSO4. Dimana dalam senyawa tersebut terdapat unsur Ca yang merupakan logam. Es batu merupakan air, silikon bukan logam, gula juga bukan merupakan logam.
5.      Ikatan kovalen dapat terbentuk antara unsur:
a.      Logam alkali dengan halogen
b.      Logam alkali tanah dengan halogen
c.       Logam alkali dengan gas mulia
d.      Halogen dengan golongan oksigen
e.       Golongan oksigen dengan logam alkali
Jawab: a
Ikatan kovalen terjadi karena adanya pemakaian pasangan elektron secara bersama-sama. Dalam hal ini, antara logam alkali yang bervalensi 1 dengan  halogen yang bervalensi 7 dapat terbentuk ikatan kovalen, karena keduanya memerlukan 1 elektron agar mencapai kestabilannya.
6.      Jenis ikatan yang terdapat pada senyawa karbon dengan hidrogen adalah:
a.      Ikatan ion karena atom karbon memberikan elektron pada atom hidrogen
b.      Ikatan ion karena atom hidrogen memberikan elektron pada atom karbon
c.       Ikatan kovalen
d.      Ikatan kovalen koordinat dimana pasangan elektron disumbangkan oleh hidrogen
e.       Ikatan kovalen koordinat dimana pasangan elektron disumbangkan oleh atom karbon
Jawab: c
Senyawa karbon dengan hidrogen akan membentuk ikatan kovalen baik kovalen polar pada H2O dan kovalen koordinasi pada H3O+.
7.      Di antara senyawa berikut ini yang mempunyai ikatan ion dan ikatan kovalen sekaligus adalah:
a.      NaCl
b.      NH3
c.       KOH
d.      H2SO4
e.       CH3Cl
Jawab: c
Ikatan ion terjadi jika dalam senyawa tersebut mengandung unsur logam. Dan dikatakan senyawa kovalen jika ada pemakaian elektron secara bersama-sama. Jika ikatan dipandang dari sisi K+ dan OH- maka merupakan ikatan ion. Jika dipandang dari sisi K+, O2- dan H+, maka akan memiliki ikatan yang sama dengan H2O yaitu kovalen.
8.      Unsur P (nomor atom 15) bersenyawa dengan unsur Cl (nomor atom 17) membentuk PCl3. Banyaknya pasangan elektron bebas pada atom pusat dalam senyawa PCl3 adalah:
a.      0
b.      1
c.       2
d.      3
e.       4
Jawab: b
Jumlah pasangan elektron bebas pada P yang bervalensi 5 adalan 1 pasang (2 elektron) sedangkan yang 3 elektron lainnya berikatan dengan Cl.
9.      Pasangan senyawa di bawah ini yang merupakan senyawa ion adalah:
a.      NaCl dan KBr
b.      CH4 dan NH3
c.       SO2 dan HCl
d.      H2O dan KBr
e.       KCl dan HCl
Jawab: a
Dalam mengenali senyawa ion sangat mudah. Bila dalam senyawa tersebut terdapat unsur logam, maka senyawa tersebut pasti berikatan ion. Sedangkan jika tidak ada unsur logamnya, maka senyawa tersebut buka merupakan senyawa ion.
10. Nomor atom unsur-unsur P, Q, R dan S adalah 6, 9, 11, dan 18. Pasangan unsur-unsur yang diharapkan dapat membentuk ikatan ion adalah:
a.      P dan Q
b.      R dan Q
c.       Q dan S
d.      S dan R
e.       P dan S
Jawab: b
6P    =1s2 2s2p2                ®golongan IVA
9Q   =1s2 2s2p5               ®golonga VIIA (nonlogam)
11R  =1s2 2s2p3s1         ®golongan IA (logam)
18S   =1s2 2s2p3s3p  ®golongan VIIIA
Jadi, yang diharapkan membentuk ikatan ionik adalah golongan IA dan VIIA karena golongan IA melepaskan 1 elektron sedangkan golongan VIIA memerlukan 1 elektron untuk mencapai kestabilan.
11. Unsur X mempunyai nomor atom = 20. Unsur Y mempunyai nomor atom = 9. Senyawa yang terbentuk dari kedua unsur tersebut mempunyai rumus:
a.      XY
b.      X2Y
c.       XY2
d.      X2Y3
e.       XY3
Jawab: c
20X  =1s2 2s2p3s3p6  4s2 (golongan IIA ®melepas 2 elektron)
9Y    =1s2 2s2p5 (golonga VIIA ®(membutuhkan 1 elektron)
Maka untuk menyamakan muatannya, dikali silang dengan muatan X dan Y sehingga rumus senyawa yang terbentuk adalah: XY2
12. Suatu senyawa dengan rumus molekul XY. Jika konfigurasi atom X: 1s2 2s2p3sdan konfigurasi elektron atom Y: 1s2 2s2p4, maka XY mempunyai ikatan:
a.      Kovalen polar
b.      Kovalen nonpolar
c.       Kovalen koordinasi
d.      Elektrovalen
e.       Logam
Jawab: d
X: golongan IIA (logam)
Y:golongaan VIA (nonlogam)
Maka ikatannya adalah ikatan ion/elektrovalen.

13. Unsur X dengan konfigurasi elektron 1s2 2s2p3sdapat bereaksi dengan unsur Y yang terletak pada golongan oksigen, membentuk senyawa:
a.      XY
b.      X2Y
c.       X2Y3
d.      X3Y
e.       XY2
Jawab: a
X: golongan IIA     ®bermuatan +2
Y: golongan VIA    ®bermuatan -2
Sehingga, jumlah elektron yang dibutuhkan Y sama dengan yang dilepas X, dan membentuk senyawa XY.
14. Unsur X mempunyai konfigurasi: 1s2 2s2p3s3p1. Senyawa kloridanya mempunyai rumus:
a.      XCl
b.      XCl2
c.       XCl3
d.      XCl4
e.       XCl5
Jawab: c
Unsur X adalah golongan IIIA, sehingga bermuatan +3. Sedangkan Y adalah klorida yang merupakan golongan VIIA yang bermuatan -1. Sehingga perkalian silang antara muatannya akan menghasilkan senyawa XCl3.
15. Kelompok senyawa berikut yang ketiganya berikatan ion adalah:
a.      HCl, NaCl, dan MgCl2
b.      NaCl, MgCl2 dan KC
c.       HCl, H2O dan CH4
d.      CH4, H2O, dan KCl
e.       HBr, KBr dan CH4
Jawab: b
Walaupun H pada HCl berada pada golonga IA, tetapi unsur tersebut tidak termasuk ke dalam unsur logam karena lebih bersifat nonlogam.
16. Diantara senyawa-senyawa berikut: HF, NH3, H2O, HCl, dan NH2, yang membentuk ikatan hidrogen adalah:
a.      HF dan NH3
b.      HF dan HCl
c.       NH3 dan HCl
d.      NH2 dan HF
e.       HCl dan NH2
Jawab: a
Ikatan hidrogen adalah ikatan yang terbentuk antara atom hidrogen dengan atom lain yang sangat elektronegatif.
17. Atom X mempunyai konfigurasi elektron 1s2 2s2p3s2. Senyawa yang mungkin dibentuk oleh senyawa ini adalah:
a.      XCl
b.      XCl2
c.       CaX
d.      X2(PO4)3
e.       X2SO4
Jawab: b
Dari konfigurasi elektronnya : 1s2 2s2p3s2 diketahui bahwa unsur tersebut bervalensi 2. Artinya cenderung melepas 2 elektron. Sehingga dengan klorida akan membentuk ikatan XCl2.

18. Dari kelompok zat-zat yang semuanya mengandung ikatan kovalen adalah:
a.      KI, HF, dan Cl2
b.      H2O, NH3, dan NaCl
c.       NaCl, KI, dan HF
d.      NH3, H2O, dan Cl2
e.       Cl2, HF, dan KI
Jawab: d
Ikatan kovalen terjadi karena adanya pemakaian elektron secara bersama-sama karena memiliki keelektronegatifan yang hampir sama. Maka dalam contoh di atas, yang merupakan ikatan kovalen adalah NH3, H2O, Cl2, O2, N2, H2.
19. Pada molekul N2 jumlah pasangan elektron yang digunakan bersama adalah:
a.      1
b.      2
c.       3
d.      4
e.       5
Jawab: c
N2 merupakan senyawa yang terbentuk dari 2 aton Nitrogen. N sendiri berada pada golongan VA. Jadi jika berikatan untuk memenuhi aturan oktet, akan ada 3 pasang elektron yang digunakan secara bersama-sama.
20. Dari ion-ion berikut yang dapat membentuk kompleks dengan NH3 kecuali:
a.      Cu3+
b.      Zn2+
c.       Ni2+
d.      Al3+
e.       Ag2+
Jawab: d
NHdapat membentuk senyawa kompleks dengan logam-logam transisi. Yang bukan merupakan logam transisi adalah Al3+.

·          TATA NAMA SENYAWA
1.      Senyawa asam adalah:
a.      Senyawa yang dalam air menghasilkan ion hidrogen
b.      Senyawa yang mengandung atom hidrogen
c.       Senyawa yang tersusun atas logam dan sisa asam
d.      Senyawa yang mempunyai ikatan kovalen
e.       Senyawa yang hanya dapat dibuat di labortorium
Jawab: a
Dalam air, senyawa asam akan menghasilkan ion H+ sedangkan senyawa basa akan menghasilkan ion OH-.
2.      Diketahui senyawa berikut:
i.          Air
ii.        Amonia
iii.      Urea
iv.      Garam inggris
v.        Kalsium Karbonat
Diantara nama-nama tersebut, manakah yang tidak mengacu pada tata nama IUPAC?
a.      i, ii, iii, iv
b.      i, ii, iv, v
c.       ii, iii, iv, v
d.      i, iii, iv, v
e.       Hanya nomor v
Jawab: a
Yang mengacu pada tata nama IUPAC hanya nomor v Kalsium Karbonat dengan rumus CaCO3. Sedangkan nomor i, ii, iii, iv merupakan nama dagang atau nama yang sudah lazim digunakan sehari-hari, yang tidaak sesuai dengan rumus kimia senyawa tersebut.
3.      Tata nama senyawa yang benar untuk senyawa HClO3 adalah:
a.      Asam hipoklorit
b.      Asam klorit
c.       Asam klorat
d.      Asam hipoklorat
e.       Asam perklorat
Jawab: c
Ion klorat memiliki rumus ClO3-, ion hipoklorit mempunyai rumus ClO-, ion klorit mempunyai rumus ClO2-, ion perklorat memiliki rumus ClO4-.
4.      H3PO4 memiliki nama:
a.      Triasam fosfat
b.      Asam fosfor
c.       Asam trifosfor
d.      Asam fosfat
e.       Asam fosfit
Jawab: d
H3POmerupakan senyawa asam fosfat. H+ menunjukkan sifat asam, dan PO43- merupakan ion fosfat.
5.      Nama senyawa yang tepat untuk senyawa yang rumusnya Ca(NO3)2 adalah:
a.      Kalium nitrit
b.      Kalium nitrat
c.       Kalsium nitrida
d.      Kalsium nitrat
e.       Kalsium nitrit
Jawab: d
Ca adalah kalsium dan NO3- adalah ion nitrat. Sedangkan ion nitrit NO2-. Maka nama senyawa Ca(NO3)adalah kalsium nitrat.
6.      Senyawa-senyawa yang mempunyai rumus kimia berikut yang bukan merupakan senyawa asam adalah:
a.      HBr
b.      H2SO4
c.       H2CO3
d.      H2SO3
e.       C6H12O6
Jawab: e
C6H12O6 bukan merupakan senyawa asam karena senyawa ini merupakan senyawa glukosa. Selain senyawa ini, yang lainnya merupakan senyawa asam yang ditandai dengan awalah H yang mana menyatakan ion H+.
7.      Tata nama yang tepat untuk senyawa basa Al(OH)3 adalah:
a.      Aluminium hidrida
b.      Aluminium hidroksida
c.       Aluminium trihidroksida
d.      Aluminium oksida
e.       Basa aluminium
Jawab: b
Dalam tata nama senyawa basa, tidak perlu menyebutkan indeks dari senyawa tersebut. Nama hidroksida dibelakangnya menandakan senyawa basa pada senyawa tersebut. Jadi, nama yang tepat untuk senyawa basa Al(OH)adalah aluminium hidroksida.
8.      Tata nama yang tepat untuk senyawa N2O3 adalah:
a.      Nitrogen oksida
b.      Dinitrogen trioksida
c.       Nitrooksida
d.      Nitrogen dioksida
e.       Dinitrogen oksida
Jawab: b
Dalam senyawa kovalen, indeks dari senyawa tersebut akan disebutkan dalam angka Yunani. Jadi, penamaan yang tepat untuk senyawa N2Oadalah dinitrogen trioksida. “Di” menandakan indeks N dan “tri” menandakan indeks O.
9.      Nama yang tepat untuk senyawa P2Oadalah:
a.      Pentafosfor oksida
b.      Fosfor (v) oksida
c.       Fosfor pentaoksida
d.      Difosfor trioksida
e.       Difosfor pentaoksida
Jawab: d
Senyawa ini termasuk ke dalam senyawa kovalen, dimana dalam tata nama senyawanya disebutkan indeks dalam bahasa Yunani. Jadi, nama yang tepat untuk senyawa P2O3 adalah difosfor trioksida.
10. LNG adalah salah satu gas alam yang komponen penyusunnya yang paling banyak adalah metana. Rumus kimia metana adalah:
a.      CH4
b.      C2H2
c.       CH3
d.      C3H6
e.       C2H4
Jawab: a
Rumus kimia metana adalah CH4. Hal ini masuk ke dalam tata nama senyawa organik yang memiliki rumus umum CnH2n+2.
11. Tata nama yang benar untuk senyawa alkohol C2H5OH adalah:
a.      Etanol
b.      Propanol
c.       Butanol
d.      Metanol
e.       Isopropanol
Jawab: a
Nama senyawa yang tepat berdasarkan tata nama untuk senyawa C2H5OH adalah etanol karena C2H6 merupakan senyawa alkana yang memiliki nama etana, maka dengan adanya gugus OH pada senyawa tersebut sehingga dalam penamannya ditambahkan akhiran –ol.
12. Asam cuka atau asam asam asetat mempunyai rumus kimia CH3COOH. Nama lain dari senyawa ini adalah:
a.      Asam etanoat
b.      Asam karboksilat
c.       Asam metanoat
d.      Asam propanoat
e.       Asam etana karboksilat
Jawab: b
Dalam penamaan senyawa organik, senyawa CH3COOH memiliki nama asam cuka sebagai nama dagang, asam asetat dan juga asam karboksilat sebagai nama berdasarkan tata nama senyawa organik.
13. Rumus kimia yang benar untuk senyawa besi (III) oksida adalah:
a.      Fe2O3
b.      Fe2O5
c.       FeO3
d.      FeO
e.       FeO2
Jawab: a
Besi (III) oksida memiliki rumus kimia Fe2O3 karena dalam ikatannya, Fe yang berikatan adalah Fe3+ sedangkan oksigen adalah O2-. Jadi rumus kimia yang tepat untuk senyawa Fe2O3 adalah besi (III) oksida.
14. Nama senyawa yang tepat dari rumus kimia Fe2(SO4)3 adalah:
a.      Besi (III) sulfat
b.      Besi (II) sulfat
c.       Besi sulfat
d.      Ferrum sulfat
e.       Ferrum trisulfat
Jawab: a
Dalam senyawa ini, Fe yang berikatan adalah Fe3+ sedangkan sulfat adalah SO42-. Maka nama yang tepat adalah besi (III) sulfat. .
15. Nama yang tepat untuk senyawa Mg(OH)2 adalah:
a.      Magnesium dihidroksida
b.      Magnesium (I) hidroksida
c.       Magnesium dioksida
d.      Magnesium hidroksida
e.       Magnesium oksida
Jawab: d
Dalam tata nama senyawa basa, tidak ada penyebutan indeks, cukup ditambahkan nama hidroksida yang merupakan nama dari ion OH-. Sehingga nama senyawa Mg(OH)2 adalah magnesium hidroksida.
16. Rumus kimia yang benar untuk senyawa yang dibentuk oleh kation Ca2+ dengan anion NO3- adalah:
a.      Ca(NO3)3
b.      Ca(NO3)2
c.       CaNO3
d.      Ca2NO3
e.       Ca3(NO3)2
Jawab: b
Jika kation Ca2+ dengan anion NO3- berikatan, maka senyawa yang akan terbentuk adalah Ca(NO3)2 karena adanya perkalian silang dalam muatannya guna menyamakan jumlah elektron yang ada dalam senyawa tersebut.
17. Rumus kimia yang mungkin terbentuk  antara Fe2+ dengan NO3- adalah:
a.      Fe(NO3)2
b.      Fe(NO3)3
c.       Fe2(NO3)3
d.      FeNO3
e.       Fe2NO3
Jawab: a
Antara Fe2+ dengan NO3- akan membentuk senyawa Fe(NO3)2. Untuk menyamakan muatan ion positif dan negatif dalam senyawa tersebut, maka dikali silang antar muatannya menjadi indeksnya sehingga rumus kimia yang terbentuk adalah Fe(NO3)2.
18. Fe2(SO4)3 adalah rumus dari senyawa:
a.      Ferrum trisulfat
b.      Besi (III) sulfat
c.       Besi (II) sulfat
d.      Besi sulfat
e.       Ferrum sulfat
Jawab: b
Dalam senyawa Fe2(SO4)3, Fe yang berikatan adalah Fe3+ dan ion sulfat  SO42-. Maka dikali silang antar muatannya menjadi indeksnya sehingga rumus kimia yang terbentuk adalah Fe2(SO4)3
19. Prinsip dari persamaan reaksi adalah:
a.      Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama
b.      Volume zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama
c.       Jumlah molekul sebelum dan sesudah reaksi harus sama
d.      Jumlah atom sebelum dan sesudah reaksi adalah sama
e.       Jumlah muatan sebelum dan sesudah reaksi harus sama
Jawab: c
Yang sama dalam persamaan suatu reaksi kimia yang dikatakan setara adalah jumlah molekulnya. Massa dan volum bisa saja berubah selama adanya reaksi. Jumlah atom dan jumlah muatan juga bisa berubah dalam suatu reaksi kimia.
20. Dalam persamaan reaksi, yang disebut dengan koefisien adalah:
a.      Bilangan yang menunjukkan jumlah partikel zat yang terlibat dalam reaksi
b.      Bilangan yang menunjukkan jumlah ion yang terlibat dalam reaksi
c.       Bilangan yang menunjukkan jumlah molekul zat yang terlibat dalam  reaksi
d.      Bilangan yang menunjukkan jumlah atom zat yang terlibat dalam reaksi
e.       Bilangan yang menunjukkan jumlah zat yang terlibat dalam reaksi
Jawan: d
Koefisien adalah angka yang berada di depan nama senyawa. Bilangan ini menyatakan jumlah atom yang terlibat dalam suatu reaksi kimia.
·          HUKUM DASAR KIMIA
1.      Pernyataan yang paling tepat untuk menjelaskan hukum kekekalan massa adalah:
a.      Jumlah molekul sebelum dan sesudah reaksi selalu sama
b.      Jenis zat sebelum dan sesudah reaksi selalu sama
c.       Jumlah atom sebelum dan sesudah reaksi selalu sama
d.      Volume sebelum dan sesudah reaksi selalu sama
e.       Jumlah koefisien sebelum dan sesudah reaksi selalu sama
Jawab: a
Dalam hukum kekekalan massa dinyatakan bahwa bahwa massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. Dalam hal dinyatakan memiliki massa yang sama, maka sebenarnya yang sama adalah jumlah molekul zat tersebut.
2.      Hukum Lavoisier biasa juga disebut sebagai:
a.      Hukum kekekalan massa
b.      Hukum perbandingan volume
c.       Hukum perbandingan tetap
d.      Hukum perbandingan lipat
e.       Hukum gas ideal
Jawab: a
Hukum Lavoisier pada tahun 1774 disebut juga sebagai hukum kekekalan massa yang menyatakan bahwa massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama.
3.       Pernyataan berikut yang menyatakan Hukum Proust adalah:
a.      Pada tekanan dan suhu yang sama, gas-gas yang mempunyai volume yang sama
b.      Pada tekanan dan suhu yang sama, volume gas yang bereaksi dan volume gas hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana
c.       Pada suhu dan tekanan sama, volume gas yang bereaksi dan hasil reaksi yang mempunyai jumlah mol sama, akan mempunyai volume sama
d.      Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tertentu dan tetap
e.       Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama
Jawab: d
Hukum Proust adalah juga sering disebut sebagai Hukum Perbandingan Tetap yang menyatakan bahwa perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tertentu dan tetap.
4.      Dalam gelas kimia yang berisi 1 gram pualam ditambahkan ke dalam 5 gram larutan baru dan gas karbon dioksida. Setelah reaksi selesai maka massa larutan yang terdapat dalam gelas kimia adalah:
a.      Lebih kecil dari jumlah massa sebelum reaksi
b.      Sama dengan massa pualam sebelum reaksi
c.       Sama dengan jumlah massa sebelum reaksi
d.      Sama dengan massa asam klorida sebelum reaksi
e.       Lebih besar dari jumlah massa sebelum reaksi
Jawab: a
Hal ini tidak dapat dinyatakan sebagai hukum kekekalan massa karena ada gas karbon dioksida yang dilepas ke udara. Hukum kekekalan massa hanya berlaku jika reaksi dilakukan dalam sistem tertutup sehingga akan ditimbang bersama larutan baru dan gas yang dihasilkan.
5.      Hipotesis Avogadro merupakan penyempurnaan hukum perbandingan volume dari Gay Lussac yang menyatakan bahwa:
a.      Pada tekanan dan suhu yang sama, gas-gas mengandung jumlah molekul yang sama pula
b.      Pada tekanan dan suhu yang sama, volume gas yang bereaksi dan volume gas hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana
c.       Pada suhu dan tekanan sama, volume gas yang bereaksi dan hasil reaksi yang mempunyai jumlah mol sama, akan mempunyai volume sama
d.      Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tertentu dan tetap
e.       Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama
6.      Perbandingan  karbon dan oksigen dalam karbondioksida adalah:
a.      2 : 6
b.      3 : 8
c.       4 : 10
d.      2 : 5
e.       3 : 10
Jawab: b
Perbandingan massa unsur-unsur dalam karbon dioksida diperoleh dengan cara sebagai berikut.
massa C : massa O            = jumlah atom C x Ar.C : jumlah atom O x Ar.O
                                    = 1 x 12 : 2 x 16
                                    = 12 : 32
                                    = 3 : 8
Jadi perbandingan C dan O adalah 3 : 8


7.      Tentukan perbandingan massa nitrogen dan oksigen dalam NO2 jika diketahui Ar.N = 14 dan Ar.=16!
a.      7 : 16
b.      6 : 18
c.       5 : 15
d.      4 : 12
e.       7 : 17
Jawab: a
Perbandingan massa dalam NO2 dapat ditentukan dengan persamaan yang telah diberikan di atas yakni N
massa C : massa O = jumlah atom C x Ar.N : jumlah atom O x Ar.O
= 1 x 14 : 2 x 16
= 14 : 32
= 7 : 16
8.      8 gram tembaga dapat bereaksi dengan 4 gram belerang membentuk tembaga sulfida. Jika direaksikan 20 gram tembaga dengan 20 gram belerang, hitunglah massa tembaga sulfida yang terbentuk!
a.      20 gram
b.      30 gram
c.       40 gram
d.      50 gram
e.       60 gram
Jawab: d
Perbandingan massa tembaga dan belerang dalam tembaga sulfida = 8 : 4. Agar semua 20 gram belerang habis bereaksi maka massa tembaga yang dibutuhkan adalah
clip_image002[9]
Hal ini tidak mungkin terjadi karena tembaga yang tersedia hanya 20 g.
Agar semua tembaga habis bereaksi maka belerang yang bereaksi adalah
clip_image002[7]
massa tembaga sulfida yang terbentuk = massa tembaga yang bereaksi + massa belerang yang bereaksi
   = ( 20 + 10 ) gram
   = 50 gram
9.      Dari soal di atas, massa pereaksi yang tersisa adalah:
a.      10 gram
b.      20 gram
c.       30 gram
d.      40 gram
e.       50 gram
Jawab:
Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa yang tersisaa adalah belerang sebanyak:
= ( 20 – 10 ) gram
= 10 gram
10. Dalam ruang tertutup 75 gram karbon dibakar secara sempurna dalam 250 gram oksigen menghasilkan karbondioksida. Perbandingan massa karbon dan oksigen dalam CO2 adalah 3 : 8. Berapa massa CO2 yang dihasilkan?
a.      125 gram
b.      275 gram
c.       325 gram
d.      225 gram
e.       320 gram
Jawab: b
Perbandingan massa C : O = 3 : 8. Karbon dibakar sebanyak 75 gram. Agar semua karbon terbakar maka dibutuhkan oksigen sebanyak
clip_image002
Atau agar semua oksigen digunakan maka dibutuhkan karbon sebanyak
clip_image002[4]
Hal ini tidak mungkin karena karbon yang tersedia hanya 75 gram.
Massa karbon yang dibakar sebanyak 75 gram dan massa oksigen sebesar 200 gram, maka massa CO2 yang dihasilkan adalah 75 g C + 200 g O2 = 275 g CO2
11.  Dari soal di atas, tentukan Pereaksi mana yang tersisa dan berapa massanya!
a.      10 gram
b.      20 gram
c.       30 gram
d.      40 gran
e.       50 gram
Jawab: e
Massa pereaksi yang tersisa adalah oksigen yakni (250 – 200) gram = 50 gram.
12. Pada proses besi berkarat, maka ….
a.      massa besi = massa karat besi
b.      massa besi > massa karat besi
c.       massa besi < massa karat besi
d.      massa besi tetap
e.       massa besi berubah
Jawab: b
Pada proses perkaratan besi, massa besi akan lebih besar dibandingkan dengan massa karat besi. Massanya akan sama bila pada karat besi yang ditimbang adalah karat dan gas yang dilepas ke udara. Tetapi pada konteks sistem terbuka, hukum kekekalan massa tidak berlaku.
13. Bila larutan timbal(II)nitrat dan kalium yodium dalam tabung Y yang tertutup massanya 50 gram, maka setelah reaksi berlangsung massanya menjadi ….
a.      lebih dari 50 gram
b.      sama dengan 50 gram
c.       kurang dari 50 gram
d.      tidak sama dengan 50 gram
e.       tidak dapat ditentukan
Jawab: b
Dalam sistem tertutup, hukum kekekalan massa berlaku karena tidak terjadi pertukaran energi maupun materi antara sistem dan lingkungan. Maka, massa sebelum dan setelah reaksi akan sama yaitu 50 gram.
14. Dalam senyawa belerang trioksida perbandingan massa belerang dengan oksigen adalah 2 : 3. Bila 36 gram belerang direaksikan dengan 48 gram oksigen, maka pernyataan yang benar adalah ….
a.      kedua pereaksi habis bereaksi
b.      pada akhir reaksi tersisa oksigen
c.       belerang trioksida yang terbentuk maksimum 80 gram
d.      pada akhir reaksi tersisa belerang 5 gram
e.       pada reaksi tersebut tidak berlaku Hukum Kekekalan Massa
Jawab: c
Dengan belerang 36 gram dan oksigen 48 gram maka jumlah maksimum belerang trioksida yang terbentuk adalah 80 gram karena keduanya tidak habis bereaksi. Yang akan bersisa adalah belerang dan yang menjadi pereaksi pembatas adalah oksigen.
15. Jika perbandingan massa hidrogen dan oksigen dalam air adalah 1 : 8, maka untuk menghasilkan 45 gram air dibutuhkan ….
a.      5 gram hidrogen dan 40 gram oksigen
b.      40 gram hidrogen dan 5 gram oksigen
c.       5 gram hidrogen dan 8 gram oksigen
d.      5 gram hidrogen dan 9 gram oksigen
e.       45 gram hidrogen dan 5 gram oksigen
Jawab: a
Karena perbandingannya adalah 1 : 8, maka untuk menghasilkan molekul air yang utuh, perbandingan tersebut harus tetap setimbang. Maka untuk menghasilkan 45 gram air dibutuhkan 5 gram hidrogen dan 40 gram oksigen. Dimana, jika disederhanakan maka perbandingannya akan tetap 1 : 8 dan jika dijumlahkan adalah 45 gram.
16. Suatu cuplikan mengandung besi dan belerang diambil dari dua tempat penambangan yang berbeda. Cuplikan I sebanyak 5,5 gram mengandung 3,5 gram besi dan 2 gram belerang. Cuplikan II sebanyak 11 gram mengandung 7 gram besi dan 4 gram belerang. Maka perbandingan besi dan belerang pada cuplikan I dan II adalah ….
a.      1 : 2
b.      2 : 1
c.       7 : 4
d.      4 : 7
e.       2 : 7
Jawab: c
Pada senyawa I perbandingannya adalah 3,5 : 2 yang mana jika dikali 2 masing-masing akan menjadi 7 : 4 dan perbandingan besi dan belerang pada senyawa II adalah 7 : 4 maka dapat disimpulkan perbandingan besi dan belerang dalam senyawa I maupun II adalah 7 : 4.
17. Satu gram hidrogen dapat bereaksi dengan 8 gram oksigen, maka air yang terbentuk adalah ….
a.      1 gram
b.      2 gram
c.       8 gram
d.      9 gram
e.       10 gram
Jawab: d
Jika tersedia 1 gram hidrogen dan 8 gram oksigen, maka air yang terbentuk adalah 9 gram, karena dalam air, perbandingan hidrogen dan oksigen adalah 1 : 8 yang mana jika dijumlahkan maka jumlah air yang dihasilkan adalah 9 gram.
18. 46 gram natrium bereaksi dengan 12 gram karbon dan 48 gram oksigen membentuk senyawa Na2CO3. Hitunglah perbandingan Na, C, dan O dalam senyawa Na2CO!
a.      3,8 : 1 : 4
b.      2,8 : 2 : 5
c.       3 : 1,8 : 6
d.      4  : 3 : 5
e.       3,8 : 1 : 4
Jawab:  e
Karena massa masing-masing unsur sudah diketahui maka kita dapat mencari perbandingan unsur dalam Na2CO3 yaitu:
= Na : C : O
= 46 : 12 : 48 (dibagai 12)
= 3,8 : 1 : 4

19. Persentase  unsur dalam senyawa Na2CO3 adalah:
a.      33,39 %, 21,22 %, 49,48 %
b.      43,39 %, 11,37 %, 25,29 %
c.       43,39 %, 11,32 %, 45,28 %
d.      33,39 %, 21,32 %, 47,28 %
e.       45,39 %, 12,32 %, 45,38 %
Jawab: c
Massa total Na + C + O
= 46 g + 12 g + 48 g
= 106 g
Persentase Na
= 46 g/106 g x 100%
= 43,39%
Persentase C
= 12 g/106 g x100%
= 11,32%
Persentase O
= 48 g / 106 g x 100%
= 45,28%

20. Jika terdapat 8 gram natrium maka berapa massa karbon dan oksigen yang diperlukan untuk membentuk Na2CO3?
a.      7,53 gram
b.      8,44 gram
c.       5,67 gram
d.      7,21 gram
e.       6,51 gram
Jawab: b
Jika tersedia natrium sebanyak 8 gram maka kita dapat menentukan faktor pengkali agar nantinya perhitungan kita menjadi jauh lebih mudah, yaitu:
Faktor pengkali
= 8 / 3,8
= 2,11
Maka karbon yang dibutuhkan adalah:
= perbandingan C x factor pengkali
= 1 x 2,11
= 2,11 gram
Oksigen yang dibutuhkan adalah
= perbandingan O x factor pengkali
= 4 x 2,11
= 8,44 gram


·          PERHITUNGAN KIMIA
1.      Berapakah  massa dari 0,1 mol Aluminium? ( Ar Al = 27 )
a.      1,3 gram
b.      2,1 gram
c.       1,7 gram
d.      2,0 gram
e.       2,7 gram
Jawab : e
0,1 mo Al = 0,1 x Ar Al 
         = 0,1 x 27
         = 2,7 gram
2.      0,5 mol CO ( Ar C = 12, O = 16 )
a.      12 gram
b.      13 gram
c.       14 gram
d.      15 gram
e.       16 gram
Jawab : c
0,5 mol CO = 0,5 x Mr CO
= 0,5 x 28
= 14 gram

3.      Jumlah partikel yang terdapat dalam 2 mol seng adalah:
a.      0,204 x 1023 atom seng
b.      1,204 x 1024 atom seng
c.       2,204 x 1024 atom seng
d.      3,204 x 1024 atom seng
e.       4,204 x 1024 atom seng
Jawab: b
Dalam 2 mol seng terdapat: x      = n x 6,02 x 1023
                                                       =2 mol x 6,02 x 1023
                                                       =1,204 x 1024 atom seng
4.      Hitunglah jumlah mol dari 28 gram besi ! ( Ar Fe = 56)
a.      0,1mol
b.      0,2 mol
c.       0,3 mol
d.      0,4 mol
e.       0,5 mol
Jawab : e
mol Fe = 28/56
 = 0,5 mol Fe

5.      Hitunglah jumlah mol 18 gram C6H12O6  !( C =12, H = 1, O =16, Ca =40, N =14 )
a.      0,1 mol
b.      0,2 mol
c.       0,3 mol
d.      0,4 mol
e.       0,5 mol
Jawab : a
mol C6H12O6 = 18/180
   = 0,1 mol C6H12O6

6.      Hitung volume dari 0,1 mol gas Karbondioksida (CO2 pada keadaan standar (STP)!
a.      2,44 liter
b.      2,24 liter
c.       2,78 liter
d.      3,24 liter
e.       3,78 liter
Jawab: b
Volume 0,1 mol CO2 ( STP ) = 0,1 x 22,4 L
    = 2,24 L
7.      Hitung volume dari 0,5 mol gas Karbondioksida (CO2) pada keadaan suhu kamar (RTP)!
a.      22 liter
b.      20 liter
c.       12 liter
d.      25 liter
e.       10 liter
Jawab: c
Volume 0,1 mol CO2 ( RTP ) = 0,5 x 24 L
     12 Liter
8.      Hitung volume dari 0,75 mol gas Karbondioksida (CO2) pada keadaan suhu 27 oC, 1 atm!
a.      18,45 liter
b.      28,45 liter
c.       12,45 liter
d.      15,45 liter
e.       20,45 liter
Jawab:
Volume 0,75 mol CO2 ( suhu 27 oC, 1 atm )
n = 0,75 mol          T = 27 + 273 = 300 K         R = 0,082              P = 1 atm
PV=nRT
1 atm x V = 0,75 mol x 0,082 J/mol K x 300 K
                  V=18,45 J / 1 atm
                   V=18,45 Liter
9.      Berapa persen kadar kalsium (Ca) dalam kalsium karbonat ? (Ar: C = 12 ; O= 16 ; Ca=40)
a.      20 %
b.      30 %
c.       40 %
d.      50 %
e.       60 %
Jawab: c
1 mol CaCO, mengandung 1 mol Ca + 1 mol C + 3 mol O
Mr CaCO3 = 40 + 12 + 48 = 100
Jadi kadar kalsium dalam CaCO3 = 40/100 x 100% = 40%

10. Diberikan reaksi antara asam sulfat dan natrium hidroksida sebagai berikut (reaksi belum setara):
H2SO4 + NaOH ® Na2SO4 + H2O
Jika 20 gram H2SO4 dan 20 gram NaOH direaksikan, berapa banyak Na2SO4 yang akan dihasilkan?
a.      28,968 gram
b.      18,968 gram
c.       38,643 gram
d.      25,669 gram
e.       38,767 gram

Jawab: a
Soal diatas adalah soal bertipe reaksi pembatas sebab kedua zat yang bereaksi diketahui kuantitasnya. Ingat untuk menentukan produk yang dihasilkan maka terlebih dahulu kita harus mencari reagen pembatasnya (zat yang bertindak sebagai reaksi pembatas). Reaksi yang sudah setara dapat ditulis sebagai berikut,

H2SO4 + 2NaOH ® Na2SO4 + 2 H2O
Karena dalam reaksi kimia yang dapat dibandingkan hanyalah "mol" maka kita mencari mol H2SO4 dan NaOH.
Mr H2SO4
= (2xAr H + Ar S + 4xAr O)
= 2x1 + 32 + 4x16
= 98 gmol-1

Mr NaOH
= Ar Na + Ar O + Ar H
= 23 + 16 + 1
= 40 gmol-

Mol H2SO4 tersedia
= massa/Mr
= 20 g / 98 gmol-
= 0,204 mol

Mol NaOH tersedia
= massa/Mr
= 20 g / 40 gmol-
= 0,5 mol

Untuk mencari reagen pembatas maka kita harus mengasumsikan H2SO4 dan NaOH keduanya adalah reagen pembatas, dan dari hasil perhitungan ini yang memenuhi syarat kita jadikan reagen pembatas.

Jika H2SO4 sebagai reagen pembatas maka NaOH yang dibutuhkan:
= koef.reaksi NaOH/koef.reaksi H2SO4 x mol H2SO4
= 2/1 x 0,204 mol
= 0,408 mol

Jika NaOH sebagai reagen pembatas maka H2SO4 yang dibutuhkan:
= koef.reaksi H2SO4/koef.reaksi NaOH x mol NaOH
= 1/2 x 0,5 mol
= 0,250 mol

Hasil perhitungan diatas dapat di tulis dalam tabel berikut:
Reagen Pembatas Tersedia Dibutuhkan Kesimpulan
H2SO4 NaOH = 0,5 mol NaOH =0,408 mol diterima
NaOH H2SO4 = 0,204 mol H2SO4 = 0,250 mol Tidak diterima

Jadi dari tabel diatas maka dapat diketahui yang menjadi reagen pembatas adalah H2SO4 sehingga sekarang kita tinggal menuliskan perhitungan reaksi mula-mula, bereaksi, dan sisa (MBS).
H2SO4 + 2NaOH ® Na2SO4 + 2 H2O
Mula-mula 0,204 0,5 - -
Bereaksi 0,204 2/1x0,204 = 0,408 1/1x0,204 = 0,204 2/1x0,204 = 0,408
Sisa 0 0,092 0,204 0,408
Jadi Na2SO4 yang dihasilkan adalah 0,204 mol dan massanya:

Mr Na2SO4
= 2xAr Na + Ar S + 4xArO
= 2x23 + 32 + 4x16
= 142 gmol-

Massa Na2SO4
= mol x Mr
= 0,204 mol x 142 gmol-
= 28,968 gram
11. Sebanyak 5.4 gram logam alumunium (Ar = 27) direaksikan dengan asam klorida encer berlebih sesuai reaksi :
2 Al (s) + 6 HCl (aq)  ®2 AlCl3 (aq) + 3 H2 (g)
Berapa gram aluminium klorida dan berapa liter gas hidrogen yang dihasilkan pada kondisi standar ?
a.      22,7 gram dan 9,72 liter
b.      26,7 gram dan 8,72 liter
c.       27,8 gram dan 6,72 liter
d.      36,7 gram dan 7,72 liter
e.       26,7 gram dan 6,72 liter
Jawab: e
Dari persamaan reaksi dapat dinyatakan
2 mol Al x 2 mol AlCl3 ® 3 mol H2
5.4 gram Al = 5.4/27 = 0.2 mol
Jadi:
AlCl3 yang terbentuk = 0.2 x Mr AlCl3 = 0.2 x 133.5 = 26.7 gram
Volume gas H2 yang dihasilkan (0o C, 1 atm) = 3/2 x 0.2 x 22.4 = 6.72 liter

12. Suatu senyawa mempunyai rumus empiris CH2O mempunyai Mr= 60.Tentukan rumus molekul senyawa tersebut! Ar C=12, H=1O=16
a.      C2H4O3
b.      C3H4O4
c.       CH3O5
d.      C2H4O2
e.       C4H5O4
Jawab: d
Mr (CH2O)n = 60
(ArC + 2Ar H + Ar O)n =60
(12 + 2.1 + 16)n=60
30n=60
n=2
Rumus molekul =(CH2O)2= C2H4O2

13. Rumus molekul dari senyawa dengan rumus empiris (CH2)n (Ar C=12. H=1) yang massa molekul relatifnya 56 adalah....
a.      C2H4
b.      C4H8
c.       C2H6
d.      C5H10
e.       C3H6
Jawab: b

Massa molekul relatif (CH2)n = Mr Senyawa
Mr (CH2)n      = 56
(12 + 2 . 1)n = 56
14n      = 56
n  = 4

Rumus Molekul Senyawa
= Massa molekul relatif (CH2)n
= Mr (CH2)n
= (CH2)4
= C4H8
Jadi, rumus molekul senyawa tersebut adalah C4H8.

14. Sebanyak 108 gram aluminium dibakar dengan 160 gram oksigen membentuk Al2O3. Tentukan massa Al2O3 yang terbentuk dan massa senyawa yang tersisa!(Ar Al=27, O=16)
Jawab:
Mol Al = massa Al/Ar Al= 108/27=4 mol
Mol O2 = massa O2/Ar O2 = 160/32=5 mol

Reaksi setara                       4Al(s) +         3O2(g) 
®       2Al2O3(s)
( Perbandingan koefisien     4                   : 3                    : 2)
Mula-mula                                       4 mol            5 mol
Bereaksi                                 4 mol            3 mol               2 mol
   __________________________________________-
Sisa                                        0 mol            5-3= 2 mol     2 mol


Massa Al2O3 yang terbentuk = 2 mol x Mr Al2O3
       = 2 mo x 102 gram/mol
= 204 gram
15. Sebanyak 10 gram hidrat besi (II) sulfat dipanaskan sehingga semua kristalnya menguap. Massa zat padat yang tersisa adalah 5,47 gram. Bagaimana rumus hidrat ini? (Ar H=1, O=16, S=32, Fe=56)
a.      FeSO4.5H2O
b.      FeSO4.6H2O
c.       FeSO4.7H2O
d.      FeSO4.8H2O
e.       FeSO4.9H2O
Jawab: c
Misalnya jumlah air kristalnya x,jadi rumus hidrat itu adalah FeSO4.xH2O
Massa FeSO4.xH2O = 10 gram
Massa FeSO4 = 5,47 gram
Massa air = 10-5,47=4,53 gram
Jumlah mol FeSO4 =
http://4.bp.blogspot.com/_Wq8MvYVfPho/St-5soPI4BI/AAAAAAAAAXk/Bq0UNz3Bmn0/s320/AIRKRISTAL.gif

Jumlah mol H2O
http://2.bp.blogspot.com/_Wq8MvYVfPho/St-8tjG26QI/AAAAAAAAAXs/uG-_RXoLe4c/s320/AIR+KRISTAL+H2O.gif
mol FeSO4 : mol H2O = 0,036 : 0,252= 1 : 7
Rumus hidrat adalah FeSO4.7H2O
16. Suatu bijih besi mengandung 80% Fe2O3 (Ar: Fe=56; O=16). Oksida ini direduksi dengan gas CO sehingga dihasilkan besi. Berapa ton bijih besi diperlukan untuk membuat 224 ton besi ?
a.        200 ton
b.        300 ton
c.         400 ton
d.        500 ton
e.         600 ton
Jawab: c
1 mol Fe2O3 mengandung 2 mol Fe
maka : massa Fe2O3 = ( Mr Fe2O3/2 Ar Fe ) x massa Fe = (160/112) x 224 = 320 ton
Jadi bijih besi yang diperlukan = (100 / 80) x 320 ton = 400 ton

17. Untuk menentukan air kristal tembaga sulfat 24.95 gram garam tersebut dipanaskan sampai semua air kristalnya menguap. Setelah pemanasan massa garam tersebut menjadi 15.95 gram. Berapa banyak air kristal yang terkandung dalam garam tersebut ?
a.      2
b.      3
c.       4
d.      5
e.       6
Jawab : d
misalkan rumus garamnya adalah CuSO4 . xH2O
CuSO4 . xH2O                    ® CuSO4 + xH2O
24.95 gram CuSO4 . xH2O = 159.5 + 18x mol
15.95 gram CuSO4              = 159.5 mol = 0.1 mol
menurut persamaan reaksi di atas dapat dinyatakan bahwa:
banyaknya mol CuS04
 . xH2O = mol CuSO4; sehingga persamaannya
24.95/ (159.5 + 18x) = 0.1
x = 5
Jadi rumus garamnya adalah CuS04 . 5H2O


18. Suatu senyawa hidrat 3,845 gram dipanaskan sampai semua air hidrasinya keluar dan diperoleh garam anhidratnya sebanyak 2,165 gram. Tes kualitatif mengindikasikan bahwa kationnya adalah Zn2+ dan anionnya adalah SO42-. Bagaimanakah rumus hidratnya?
a.      ZnSO4.3H2O
b.      ZnSO4.4H2O
c.       ZnSO4.5H2O
d.      ZnSO4.6H2O
e.       ZnSO4.7H2O

Jawab: e
Karena kation yang teridentifikasi adalah Zn2+ dan anionnya adalah SO42- maka rumus anhidratnya adalah ZnSO4. Dengan mengetahui perbandingan mol hidrat dan airnya akan kita dapatkan rumus hidratnya.

Mol ZnSO4
= massa / Mr
= 2,165 g / 161 gmol-
= 0,01341 mol

Mol H2O
= massa / Mr
= 1,68 g / 18 gmol-
= 0,09333 mol

Perbandingan mol ZnSO4 dan air
= 0,01341 mol : 0,09333 mol
= 1: 6,9599
= 1:7
Jadi, nilai x adalah 7 dan rumus hidratnya adalah ZnSO4.7H2O atau seng sulfat heptahidrat.

19. Tentukan prosentase masing-masing unsur dalam hidrat Magan(II) sulfat monohidrat MnSO4.H2O!
a.      Mn= 22,54%,  S=28,93%,  O=47,33%,  H=1,18%
b.      Mn= 42,54%,  S=18,93%,  O=37,33%,  H=1,18%
c.       Mn= 32,54%,  S=28,93%,  O=37,33%,  H=1,18%
d.      Mn= 32,54%,  S=18,93%,  O=47,33%,  H=1,18%
e.       Mn= 52,54%,  S=28,93%,  O=17,33%,  H=1,18%
Jawab: d
Mr MnSO4.H2O
= Ar Mn + Ar S + 4xAr O + 2xAr H + Ar O
= 55 + 32 + 4×16 + 2×1 + 16
= 169 gmol-

Prosentase Mn
= Ar Mn / Mr MnSO4.H2O x 100%
= 55 / 169 x 100% = 32,54%

Prosentase S
= Ar S / Mr MnSO4.H2O x 100%
= 32 / 169 x 100%
= 18,93%

Prosentase O
= 4xAr O + Ar O / Mr MnSO4.H2O x 100%
= 4×16 + 16 / 169 x 100%
= 47,33%

Prosentase H
= 2xAr H / Mr MnSO4.H2O x 100%
= 2×1 / 169 x 100%
= 1,18 %

20. Logam kuningan dibuat dari campuran logam seng dan tembaga. Jika kuningan direaksikan dengan HCl maka hanya seng saja yang bereaksi sedangkan tembaganya tidak. Jika 0,5065 kuningan bereaksi dengan 25 mL HCl 0,1448 M dan sisa asam yang tidak bereaksi ternyata dapat dinetralkan dengan 20 mL NaOH 0,1086 M. Maka tentukan komposisi kuningan tersebut!
a.      Zn= 9,291% dan Cu= 90,709%
b.      Zn= 49,291% dan Cu= 50,709%
c.       Zn= 39,291% dan Cu= 60,709%
d.      Zn= 29,291% dan Cu= 70,709%
e.       Zn= 19,291% dan Cu= 80,709%
Jawab: a
Dari soal diatas diketahui bahwa kuningan terdiri dari tembaga dan seng. Jika kuningan direaksikan dengan HCl maka hanya seng yang bereaksi dan tembaganya tidak. Digunakan HCl 0,1448 M sebanyak 25 mL, dari soal diketahui bahwa tidak semua HCl bereaksi dengan seng akan tetapi HCl yang dipergunakan adalah berlebih dan kelebihan HCl ini kemudian dapat dinetralkan dengan 20 mL NaOH 0,1086 M. Jadi reaksi yang terjadi dapat ditulis sebagai berikut:
Zn + 2 HCl ®ZnCl2 + H2
HCl + NaOH ® NaCl + H2O

Mol HCl mula-mula
= M x V
= 25 mL x 0,1448 M
= 3,62 mmol

Mol HCl yang bereaksi dengan NaOH
= 20 mL x 0,1086 M
= 2,172 mmol

Mol HCl yang bereaksi dengan Zn
= mol HCl awal - mol HCl yang bereaksi dengan NaOH
= 3,62 - 2,172
= 1,448 mol

Mol Zn
= koef. Reaksi Zn / koef.reaksi HCl x mol HCl
= ½ x 1,448 mmol= 0,724 mmol

Massa Zn
= mol x Ar
= 0,724 x 65
= 47,06 mg
= 0,04706 g

Persentase Zn
= massa Zn/massa kuningan x 100%
= 0,04706 / 0,5065 x 100%
= 9,291%

Persentase Cu
= 100% - prosentase Zn
= 100% - 9,291%
= 90,709%

·        LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
1.      Larutan elektrolit kuat memiliki ciri-ciri sebagai berikut, kecuali:
a.      terionisasi sempurna
b.      lampu menyala redup
c.       menghantarkan arus listrik
d.      lampu menyala terang
e.       terdapat gelembung gas

Jawab: b
Larutan elektrolit kuat akan terionisasi sempurna, yang ditandai dengan adanya banyak gelembung serta nyala lampu yang terang.

2.      Berikut ini merupakan sifat larutan elektrolit lemah, kecuali:
a.         terionisasi sebagian
b.         menghantarkan arus listrik
c.         lampu menyala redup
d.         terdapat gelembung gas
e.         tidak menghantarkan arus listrik
Jawab: e
Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik namun secara lemah. Hal ini biasanya ditandai dengan adanya gelembung dalam larutan serta nyala lampu yang redup.

3.      Berikut adalah ciri-ciri larutan non elektrolit, kecuali:
a.      tidak terionisasi
b.      tidak menghantarkan arus listrik
c.       lampu menyala redup
d.      lampu tidak menyala
e.       tidak terdapat gelembung
Jawab: c
Larutan non elektrolit tidak akan menimbulkan gelembung juga tidak akan menyalakan lampu.

4.      Larutan di bawah ini yang dapat menghantarkan arus listrik adalah ....
a.      gula pasir
b.      glukosa
c.       alkohol
d.      urea
e.       garam dapur
Jawab: e
Garam dapur dapat menghantarkan arus listrik karena akan terionisasi sempurna menjadi ion-ionnya jika dilarutkan dalam air.
5.      Data hasil percobaan sebagai berikut:
Larutan Lampu Pengamatan lain

Larutan
Lampu
Pengamatan lain
I
Tidak menyala
Tidak ada gelembung gas
II
Tidak menyala
Ada gelembung gas
III
Menyala terang
Ada gelembung gas
IV
Tidak menyala
Tidak ada gelembung gas
V
Tidak menyala
Ada gelembung gas
Larutan  yang merupakan elektrolit adalah…
a.       I,II,dan III
b.      I,III,dan IV
c.       I,III,dan V
d.      I,II,dan IV
e.       II,III,dan V
Jawab: e
Larutan elektrolit ditandai dengan adanya gelembung ataupun lampu yang menyala. Jika salah satu dari tanda tersebut terjadi pada larutan yang dicobakan, maka larutan tersebut termasuk larutan elektrolit.

6.      Berikut data hasil pengujian daya hantar listrik terhadap beberapa larutan

Larutan
Lampu
Gelembung Gas
I
Menyala terang
Ada gelembung gas
II
Tidak menyala
Ada gelembung gas
III
Tidak menyala
Tidak ada gelembung gas
IV
Tidak menyala
Tidak ada gelembung gas
V
Menyala redup
Ada gelembung gas

Pasangan larutan elektrolit lemah adalah…
a.       1 dan 2
b.      2 dan 5
c.       2 dan 3
d.      3 dan 4
e.       1 dan 5
Jawab: b
Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik namun secara lemah. Hal ini biasanya ditandai dengan adanya gelembung dalam larutan serta nyala lampu yang redup.
7.      Berikut data hasil percobaan:
NO
Larutan
Lampu
Gelembung Gas
I
CaCl2,0,10 M
Menyala terang
Banyak gelembung gas
II
CH3COOH, 0,10 M
Redup
Sedikit gelembung gas
III
C2H5OH, 0,10 M
Padam
Tidak ada gelembung gas
IV
NaOH, 0,10 M
Nyala terang
Banyak gelembung gas
V
NH4OH, 0,10 M
Padam
Sedikit gelembung gas

Dari data yang termasuk elektrolit kuat adalah…
a.       CaCl2 dan NaOH
b.      CH3COOH dan CaCl2
c.       CH3COOH dan NH4OH
d.      CH3COOH dan C2H5OH
e.       NH4OH dan C2H5OH
Jawab: a
Larutan elektrolit kuat akan terionisasi sempurna, yang ditandai dengan adanya banyak gelembung serta nyala lampu yang terang.

8.      Berikut data hasil pengujian daya hantar listrik terhadap beberapa larutan

Larutan
Lampu
Gelembung Gas
I
Menyala terang
Ada gelembung gas
II
Tidak menyala
Tidak ada gelembung gas
III
Tidak menyala
Ada gelembung gas
IV
Tidak menyala
Tidak ada gelembung gas
V
Menyala
Ada gelembung gas

Pasangan larutan elektrolit kuat adalah…
a.       1 dan 2
b.      2 dan 3
c.       3 dan 4
d.      1 dan 5
e.       3 dan 5
Jawab: d
Larutan elektrolit kuat akan terionisasi sempurna, yang ditandai dengan adanya banyak gelembung serta nyala lampu yang terang.

9.      Data hasil percobaan sebagai berikut:

Larutan
Lampu
Pengamatan lain
I
Tidak menyala
Tidak ada gelembung gas
II
Tidak menyala
Ada gelembung gas
III
Menyala terang
Ada gelembung gas
IV
Tidak menyala
Tidak ada gelembung gas
V
Tidak menyala
Ada gelembung gas
Larutan yang merupakan elektrolit adalah…
a.       I danIII
b.      Idan IV
c.       I dan V
d.      I dan II
e.       II dan V
Jawab: e
Yang termasuk larutan elektrolit adalah II, III dan V karena ditandai dengan adanya nyala pada lampu ataupun gelembung yang timbul.

10. Larutan elektrolit dapat berupa:
a.      Asam kuat dan basa kuat
b.      Asam lemah dan basa kuat
c.       Asam kuat dan basa lemah
d.      Asam lemah dan garam
e.       Basa lemah dan garam
Jawab: a
Karena yang akan terionisasi sempurna adalah asam kuat maupun basa kuat serta garam yang berasal dari asam kuat serta basa kuat.

11. Di bawah ini, yang merupakan larutan elektrolit kuat adalah:
a.      HCl, H2SO4, NaOH
b.      HCl, H2SO4, CH3COOH
c.       C2H5OHHNO3, HClO4
d.      CH3COOH, K2SO4, CaCl2
e.       C2H5OHKOH, Ca(OH)2
Jawab: a
Karena terdiri dari asam kuat maupub basa kuat, sehingga akan mengalami ionisasi sempurna.

12. Manakah pernyataan dibawah ini yang benar ?
a.        Semua unsur nonlogam tidak dapat menghantar listrik.
b.        Senyawa kovalen polar padat dapat menghantar listrik jika dilarutkan dalam air
c.        Udara dapat menghantar listrik jika diberi tekanan & tegangan yang sangat tinggi
d.        Senyawa ion baik padat, lelehan, maupun larutan dapat menghantarkan listrik.
e.        Larutan elektrolit dapat berupa senyawa kovalen non polar.
Jawab: d
Yang pada umumnya mengalami ikatan ion adalah golongan alkali dan alkali tanah yang telah diketahui menjadi elektrolit yang baik, walaupun dalam bentuk padatan, lelehan maupun larutannya.

dari reaksi di atas terlihat garam tersusun dari gabungan Cl- sebagai ion negatif (anion) danCa2+ sebagai ion positif (kation), contoh ion2 lain yang dapat membentuk garam yakni :

Kation : Na+, L+, K+, Mg2+, Ca2+, Sr2+, Ba2+, NH4+
Anion : Cl-, Br-, I-, SO42-, NO3-, ClO4-, HSO-, CO32-, HCO32-


Daya hantarnya buruk dan memiliki derajat ionisasi (kemampuan mengurai menjadi ion2nya) kecil. Makin sedikit yang terionisasi, makin lemah elektrolit tersebut. Dalam persamaan reaksi ionisasi elektrolit lemah ditandai dengan panah dua arah (bolak-balik) artinya reaksi berjadal dua arah...di satu sisi terjadi peruraian dan di sisi lain terbentuk kembali ke bentuk senyawa mula2.

Contoh :
C6H12O6 (amilum/karbohidrat), C12H22O11, CO(NH2)2 (Urea) dan C2H5OH (Alkohol/etanol), dll
13. Pernyataan yang benar tentang elektrolit adalah:
a.     elektrolit adalah zat yang dapat menghantarkan arus listrik
b.     elektrolit adalah zat yang mengandung ion-ion yang bebas bergerak
c.      elektrolit adalah zat yang dalam bentuk larutan atau leburannya dapat menghantarkan arus listrik
d.     elektrolit adalah zat yang mengandung elektron-elektron yang bebas bergerak
e.      elektrolit adalah zat yang mengandung molekul-molekul yang bebas bergerak
Jawab: c
Elektrolit bukan hanya ditujukan pada larutan, tetapi juga leburan, lelehan serta padatannya yang mempunyai sifat dapat menghantarkan arus listrik.

14. Di bawah ini, yang dapat menghantarkan arus listrik paling baik adalah:
a.      Larutan gula 0,1 M
b.      Larutan asam asetat 0,1 M
c.       Larutan asam asetat 1 M
d.      Larutan NaCl 0,1 M
e.       Larutan NaCl 1 M
Jawab: e
Larutan NaCl 1 M adalah yang paling baik dalam menghantarkan arus listrik karena memiliki molaritas yang yang paling besar serta merupakan garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat.
15. Zat di bawah ini yang termasuk elektrolit senyawa kovalen dan bersifat basa adalah:
a.      NaOH
b.      CH3COOH
c.       P(OH)3
d.      C12H22O11
e.       NH3
Jawab: e
NHmerupakan senyawa kovalen yang juga merupakan larutan elektrolit.
16.  Asam klorida merupakan senyawa yang berikatan … yang jika dilarutkan ke dalam air bersifat…
a.      Ionik, non elektrolit
b.      Ionik, elektrolit
c.       Kovalen, non elektrolit
d.      Kovalen, elektrolit
e.       Kovalen non polar, non elektrolit
Jawab: b
Asam klorida (HCl) merupakan senyawa yang berikatan ionic karena kecenderungan H untuk melepaskan electron membentuk ion positif dan merupakan larutan elektrolit kuat.
17. Di bawah ini, zat yang dalam lelehannya tidak dapat menghantarkan listrik adalah:
a.      NaCl
b.      KI
c.       CaCl2
d.      Al2(SO4)3
e.       C12H22O11
Jawab: e
Karena larutan C12H22O11 merupakan larutan glukosa yang memang tidak memiliki sifat elektrolit baik dalam bentuk larutannya, padatan maupun lelehannya.

18. Pada pemeriksaan daya hantar listrik, larutan berikut dalam volume yang sama, hantaran listrik yang besar diberikan oleh:
a.      0,1 M HCl
b.      0,1 M H2SO4
c.       0,05 M H2SO4
d.      0,1 M CH3COOH
e.       0,05 M CH3COOH
Jawab: a


19. Bahan-bahan di bawah ini tergolong larutan non elektrolit, kecuali ....
a.      Alkohol
b.      Larutan urea
c.       Air gula
d.      Aigaram
e.       Spirtus
Jawab: d
Larutan garam termasuk larutan elektrolit.

20. Jika arus listrik dialirkan melalui NaCl cair dan HCl cair, maka ....
a.    NaCl cair meneruskan aliran listrik
b.    HCl meneruskan aliran listrik
c.    NaCl dan HCl meneruskan aliran listrik
d.    NaCl dan HCl tidak meneruskan aliran listrik
e.    NaCl dan HCl meneruskan aliran listrik hanya jika dilarutkan ke dalam air
Jawab: c
NaCl dan HCl merupakan larutan elektrolit dapat menghantaran arus listrik. Terlebih lagi merupakan golongan alkali sehingga baik padatan, lelehan dan cairannya dapat menghantarkan arus listrik.


·        REAKSI REDOKS
1.      Bilangan oksidasi C dalam H2C2O4 sama dengan bilangan oksidasi salah satu C
dalam senyawa….
a.    CO2
b.    CH4
c.    H2CO3
d.    C2H6O
e.    CH3-CH2-CH3
Jawab: d
Pada H2C2O4 biloks C adalah +2. Maka, senyawa yang mempunyai biloks C yang sama adalah C2H6O.
2.      Pernyaatan berikut yang tidak tepat adalah ….
a.      reduksi melibatkan penerimaan elektron
b.      oksidasi melibatkan kenaikan biloks
c.       reduktor adalah zat yang menyebabkan zat lain teroksidasi
d.      dalam reaksi redoks, oksidasi tidak terjadi tanpa reduksi
e.       oksidator adalah zat yang tereduksi
Jawab: a
Reduksi bukan hanya penerimaan elektron tetapi penurunan bilangan oksidasi.
3.      Pada reaksi Al(s)  Al3+(aq) + 3e, pernyataan yang benar adalah ….
a.      aluminium melepaskan elektron dari intinya
b.      aluminium direduksi menjadi Al3+
c.       reaksi akan berlangsung hanya jika ada zat lain yang menerima elektron
d.      aluminium berperan sebagai oksidator
e.       bilangan oksidasi ion aluminium adalah 0
Jawab: d
Aluminium pada reaksi di atas mengalami oksidasi yang mana mengalami kenaikan biloks dari 0 menjadi +3. Dan aluminium berperan sebagai oksidator dan mengalami reduksi.
4.      Unsur logam yang mempunyai bilangan oksidasi +5 terdapat pada ion:
a.      CrO4-
b.      Fe(CN)63-
c.       MnO4-
d.      Cr2O72-
e.       SbO43-
Jawab: e
Biloks SbO43- : Sb + 4(-2) = -3
                                 Sb=+5
5.      Bilangan oksidasi N=-2 terdapat pada senyawa:
a.      NO
b.      KNO
c.       NH4Cl
d.      N2O3
e.       N2H4
Jawab: e
Biloks N2H4 : 2N + 4(+1) =0
                                 N=-2  

6.      Bilangan oksidasi dari unsur Mn pada senyawa KMnO4 adalah ...
a.      +7
b.      +6
c.       +3
d.      +2
e.       +1
Jawab: a
Jumlah bilangan oksidasi  senyawa adalah nol,
Kalium (K) mempunyai biloks +1 karena golongan
IA, sedangkan Oksigen -2 maka: KMnO4
  K  +  Mn +  4 (O) =  0
 +1 +  Mn +  4 .-2 =  0
  +1 +    Mn + -8 =  0
Mn =  +7
7.      Bilangan oksidasi P dalam HPO42– adalah ….
a.      +2
b.      +3
c.       +4
d.      +5
e.       +6
Jawab: d
Biloks HPO42–        = (1 x biloks H) + (1 x biloks P) + (4 x biloks O)
                  -2        = (1 x +1) + (biloks P) + (4 x -2)
                  -2        =1+biloks P + -8
      Biloks P -7      = -2
                  Biloks P=-2 + +7
                  Biloks P=+5
8.      Jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi redoks:
3As + 5NO3- + 4OH- à3AsO43- + 5NO + 2H2O adalah:
a.      15
b.      14
c.       13
d.      12
e.       11
Jawab: a
3As + 5NO3- + 4OH- à3AsO43- + 5NO + 2H2O
Cara setengah reaksi:
3As + 4OH- à3AsO43- + 12H2O + 15e-
15e+ 10H2O + 5NO3-à5NO + 2OH-
Elektron yang terlibat reaksi adalah 15
9.       Di antara reaksi berikut, yang bukan reaksi redoks menurut konsep pengikatan oksigen adalah ….
a.      CO(g)+ O2(g)  CO2(g)
b.      Cl2(g)+ I2(g 2Cl(g)+ I2(g)
c.       2H2(g)+ O2(g)  2H2O(g)
d.      2SO2(g)+ O2(g)  2SO3(g)
e.       Zn(s)+ 2H2O(l)  Zn(OH)2(aq) + 2H2(g)
Jawab: b
Karena pada reaksi redoks menurut konsep pengikatan oksigen, maka dalam reaksi tersebut harus melibatkan oksigen.
10. Bilangan oksidasi Mn tertinggi terdapat pada....
a.      KMnO4
b.      MnO2
c.       K2MnO4
d.      MnCl2
e.       MnS
Jawab: a
Cari masing masing biloks Mn pada masing masing senyawa.  Kalium (K) +1 karena golongan IA, Oksigen -2, Cl pada senyawa MnCl2 biloks =-1, dan S dalam senyawa -2 a. KMnO4
a. K  +  Mn +  4 (O) =  0
+1 +  Mn +  4 .-2 =  0
+1 +    Mn + -8 =  0
Mn =  +7

b. MnO2
Mn + 2. O =  0
Mn + 2 . -2 = 0
Mn + -4 = 0
Mn = +4

c. K2MnO4
2.K + Mn +  4 .-2=  0
2.+1  +  Mn + -8 =  0
2 + Mn + -8 =  0
Mn =  +6

d. MnCl2
Mn  +  2 Cl =  0
Mn  +  2 . -1 =  0
Mn  + -2 =  0
Mn =  2+

e. MnS
Mn  +  S =  0
Mn  + -2 =  0
Mn =  +2

11. Reaksi : Cl2(aq) +2 KOH(aq)  KCl(aq) + KClO(aq) + H2O(l)
bilangan oksidasi klor berubah dari :
a.      –1 menjadi +1 dan 0
b.      +1 menjadi -1 dan 0
c.       0 menjadi –1 dan -2
d.      –2 menjadi 0 dan +1
e.       0 menjadi –1 dan +1
Jawab: e
Dicari terlebih dahulu masing masing biloks klor kemudian ditentukan perubahannya. Klor pada unsur bebas = 0,
Cl2 (aq) +2 KOH(aq)  KCl(aq) + KClO(aq) + H2O(l)
0                                                  -1          +1
12. Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut:
2HBr +  H2SO4 à Br2  +  SO= +  2 H2O
Zat yang merupakan oksidator adalah….
a.      HBr
b.      H2SO4
c.       Br2
d.      SO2
e.       H2O
Jawab: b
Oksidator adalah zat yang mengalami reduksi
2HBr +  H2SO4 Br2  +  SO2 +  2 H2O
-1           +6           0          +4
Br mengalami oksidasi sedangkan S mengalami reduksi. Maka yang merupakan oksidator adalah H2SO4
13. Persamaan reaksi berikut:
Cr2O72– + a H+b ec Cr3+d H2O
Mempunyai harga a, b, c, dan d berturut-turut adalah…
a.      a = 14, b = 6, c = 2, d = 7
b.      a = 6, b = 14, c = l, d = 7
c.       a = 6, b = 14, c = 2, d = 7
d.      a = 2, b = 2, c = 5, d = 3
e.       a = 3, b = 5, c = l, d = 2
Jawab: a
Penyetaraan ini menggunakan cara penyetaraan redoks, karena penyetaraan harus memenuhi; setara jenis, setara jumlah dan setara muatan.
Caranya adalah:
a. setarakan atom selain O dan H
b. setarakan O dengan menambahkan H2O
c. Setarakan H dengan penambahan H+
d. Setarakan muatan sampai muatan kiri dan kanan sama dengan penambahan elektron Cr2O72– b e– à c Cr3+d H2O
Cr2O72– b e–à2Cr3++ d H2O
Cr2O72– b e–à2Cr3++ 7H2O
Cr2O72– +14 H+ + b eà2Cr3++ 7H2O
Cr2O72– +14 H++ 6 eà2Cr3++ 7H2O

14. Sebanyak 1 liter larutan CrCl31,0 M dielektrolisis dengan arus 6,00 A. Waktu yang diperlukan untuk mengendapkan semua logam kromium (Ar = 52,1 ; 1 F = 96.500 C mol -1) adalah….
a.      289.500 detik
b.      96.500 detik
c.       48.250 detik 
d.      32.167 detik
e.       16.083 detik
Jawab: c 
Cr3+ = 1L x 1,0 M = 1 mol
i = 6 x t
  =96.500 x 3
t = 485.250 detik
15. Sejumlah tertentu muatan listrik dapat mengendapkan 2,7 gram alumunium (Ar Al = 27) dari larutan yang mengandung ion Al3+ muatan listrik yang sama bila dialirkan ke dalam larutan asam akan menghasilkan gas H2 (0°C, 1 atm ) sebanyak…..
a.      2,24 liter
b.      3,36 liter
c.       4,48 liter
d.      5,60 liter
e.       6,72 liter
Jawab: b
Reaksi pengendapan alumunium:
 Al + 3e- Al3+ 
Alumunium yang mengendap = 2,7 gram
= 2,7/0,1 mol
=27
 Jumlah Jumlah elektron (arus) yang digunakan = 0,3 mol (lihat koefisien). Reaksi yang menghasilkan gas H2 : 2H+ = 2e-
. Jumlah elektron (arus) yang digunakan sama. 0,3 mol maka H2 yang dihasilkan = 0,15 mol = 0,15 x 22,4 = 3.36 liter.
16. Pada reaksi redoks: MnO2 + 2H2SO4 + 2NaI àMnSO4 + NaSO4 + 2H2O + I2. Yang berperan sebagai oksidator adalah….
a.      NaI
b.      H2SO4
c.       Mn4+
d.      I2
e.       MnO2
Jawab: e
Oksidator adalah zat yang mengalami reduksi, bilangan oksidasinya berkurang. MnO2 berperan sebagai oksidator, sebab bilangan oksidasinya berkurang dari +4 (MnO2) menjadi +2 ( MnSO4).
17. Unsur logam yang mempunyai bilangan oksidasi +5 terdapat pada ion…..
a.      CrO4-
b.      Fe(CN)63-
c.       MnO4-
d.      Cr2O72
e.       SbO43- 
Jawab: e
CrO42-, bilangan oksidasi Cr = +6
Fe(CN)63-, bilangan oksidasi Fe = +3
MnO4-, bilangan oksidasi Mn = +7
Cr2O72-, bilangan oksidasi Cr = +6
SbO43-, bilangan oksidasi Sb = +5

18. Dalam suatu sel volta terjadi reaksi : Sn + 2Ag + Sn2++  2Ag
ESn2+/Sn E0= -0,14 V
E0Ag+/Ag E0= +0,80 volt,
Harga potensial sel reaksi tersebut adalah….
a.      1,88 Volt
b.      1,74 volt
c.       0,94 volt
d.      0,36 volt
e.       -0,94 volt
Jawab: c
Potensial pada sel volta selalu positif maka pasti potensial besar – potensial kecil
E0Sel=  Ered-Eoks
=  0,8 - -0,14
=  0,94volt
19. Larutan Cu (NO3)2 dielektrolisis dengan elektrode platina dan diperoleh tembaga 12,7 gram. Volum oksigen yang dihasilkan pada anode (STP) adalah…. (Ar Cu = 63,5)
a.      1,12 L
b.      2,24 L
c.       3,36 L
d.      4,48 L
e.       5,60 L
Jawab :
Elektrolisis larutan Cu(NO3)2
Katode = Cu2+ + 2e- àCu
Anode = 2H2Oà O2 + 4H+ + 4e-
Cu yang mengendap = 12,7 g/0,2 mol
     =63,5 g
mol e- = 0,4 (di katode dan di anode sama)
mol O2 = 0,1 (lihat koefisien)
volum O2 (STP) = 0,1 x 22,4 = 2,24 liter
20. Potensial reduksi dari:
Zn2++ 2e  Zn E° = – 0,76 volt
Cu2++ 2e  Cu E° = + 0,34 volt
Potensial sel untuk reaksi Zn + Cu2+  Zn2++ Cu adalah ...
a.      – 0,42 volt
b.      + 0,42 volt
c.       – 1,1 volt
d.      – l,25 volt
e.       + 1,1 volt
Jawab: e
Potensial pada sel volta selalu positif maka pasti potensial besar – potensial kecil. Yang potensi besar adalah yang mengalami reduksi.
E0 sel=  Ered-Eoks
= + 0,34 - – 0,76
= 1,1 volt


·        HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI


1.      Senyawa berikut ini mempunyai nama…
CH3-CH(OH)-CH(CH3)-CH3 
a.      3-metil-2-butanol
b.      2-metil-3-butanol
c.        2 pentanol
d.      3-metil-3-butanol
e.       2-metil-2-butanol
Jawab: a
Penghitungan dimulai dari ujung yang paling dekat dengan gugus. Maka, penamaan yang tepat adalah 3-metil-2-butanol karea pada nomor atom karbon ke-3 terdapat gugus metal, dam pada atom karbon terdapat gugus alkohol.
2.      Faktor-faktor yang menyebabkan batuan fosil berubah menjadi minyak bumi adalah ….
a.      panas matahari
b.      tekanan dan panas bumi
c.       gempa tektonik
d.      badai tsunami
e.       letusan gunung dan lahar merapi
Jawab: b
Dampak tekanan dan panas yan dan oleh bumi, maka fosil-fosil yang ada di dalam tanah akan berubah menjadi minyak bumi.
3.      Senyawa hidrokarbon berikut, yang mempunyai titik didih tertinggi adalah:
a.      CH4
b.      C2H6
c.       C3H8
d.      C4H10
e.       C5H12
Jawab: e
Yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah rantai lurus yang memiliki rantai terpanjang.
4.      Minyak bumi tergolong sumber energi tidak terbarukan sebab ….
a.      proses pembentukan memerlukan waktu ribuan tahun
b.      alam tidak dapat menciptakan lagi minyak bumi
c.       dapat didaur ulang dari hasil pembakaran
d.      tidak dapat dibuat oleh manusia dengan teknologi apapun
e.       minyak bumi bukan sumber energi baru
Jawab: b
Minyak bumi tergolong sumber energi tidak terbarukan yang artinya tidak dapat diproduksi oleh bumi lagi. Namun, manusia bias mencari sumber lain yang dapat diperbaharui.
5.      Diantara senyawa berikut ini,yang diperkirakan mempunyai titik didih paling rendah adalah…
a.       n-pentana
b.      2,2-dimetil propane
c.       2,3-dimetil butane
d.      2-metilbutana
e.       2,2-dimetil butane
Jawab: a
Antara rantai lurus dan rantai bercabang, yang paling tinggi titik didihnya adalah senyawa rantai lurus.
6.      Dari hasil penyulingan minyak bumi:
No.
Jumlah Atom C
Titik Didih/°C
1.
C1 – C4
< 40
2.
C5 – C10
40 – 180
3.
C11 – C12
160 – 250
4.
C13 – C25
220 – 350
5
C26 – C28
> 350
Fraksi nomor urut 3 digunakan untuk ….
a.      bahan bakar pesawat dan diesel
b.      bensin premium
c.       pembuatan LPG
d.      bahan baku Plastik
e.       pembuatan paraffin
Jawab: b
Pada urutan nomor 3 yaitu C11-C12 digunakan sebagai bensin premium karena memiliki nilai oktan yang tinggi yang aman digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor.
7.      Di antara senyawa berikut, yang mempunyai senyawa paling rendah adalah:
a.      n-pentana
b.      isopentana
c.       neopentana
d.      n-heksana
e.       isoheksana
Jawab: e
Isoheksana merupakan rantai bercabang, sehingga memiliki titik didih yang lebih rendah dari semua senyawa tersebut.
8.      Diketahui senyawa karbon:
I.         CH3-CO-CH3
II.      CH3-COOCH3
III.     CH3-CH(OH)-CH3
IV.     CH3-CH2-CHO
Pasangan isomer adalah…
a.       1 dan 2
b.      2 dan 3
c.       3 dan 4
d.      2 dan 4
e.       1 dan 4
Jawab: e
Isomer adalah senyawa yang memiliki rumus struktur yang sama namun rumus bangun yang berbeda. Jadi, pada soal di atas, yang merupakan isomer adalah 1 dan 4 karena sama-sama memiliki 3C, 6H dan O.
9.      CH3-CH2-C(CH3CH3)-CH(CH3)-CH3 Mempunyai nama…
a.       1-metil-2,2-dimetil butane
b.      1,1-dimetil-isoheksana
c.       2,33-trimetil pentana
d.      Tetra metil butane
e.       3,3-dimetil-isoheksana
Jawab: c
Gugus metal terdapat pada atom karbon nomor 2 dan 3 serta rantai panjangnya mengandung 5 atom karbon. Sehingga namanya adalah: 2,33-trimetil pentane.
10.  Kegunaan alkana dalam kehidupan sehari-hari antara lain adalah sebagai berikut, kecuali:
a.       Bahan bakar
b.      Pelarut dalam industri dan pencucian kering (dry cleaning)
c.       Pelumas
d.      Bahan baku untuk senyawa organik lain.
e.       Sebagai penghantar listrik
Jawab: e
Karena senyawa alkana bukan merupakan senyawa elektrolit.
11. Bahaya gas karbon monoksida terhadap manusia adalah ….
a.      mempercepat perkaratan logam
b.      mengurangi kadar CO2 di udara
c.       merusak lapisan ozon
d.      menyebabkan penyakit paru-paru
e.       mudah bereaksi dengan haemoglobin
Jawab: e
Karbon monoksida mudah bereaksi dengan haemoglobin sehingga akan menghambat peredaran darah.
12. Zat aditif yang dapat meningkatkan bilangan oktan adalah ….
a.      timbel oksida
b.      timbel sulfat
c.       tetraetiltimbel
d.      trietiltimbel
e.       trinitrotoulena
Jawab: c
Zat aditif yang meningkatkan nilai oktan adalah tetraetil timbel Pb(C2H5)4.
13. Pencemar udara yang mengakibatkan terjadinya hujan asam adalah ….
a.      CO
b.      CO2
c.       SO2
d.      N2
e.       Freon
Jawab: b
Air hujan akan melarutkan karbon dioksida yang terbentuk dalam udara membentuk asam karbonat (H2CO3)
14. Proses penggabungan molekul hidrokarbon yang berantai pendek menjadi yang lebih panjang dinamakan ….
a.      Distilasi
b.      Reforming
c.       Ekstraksi
d.      Perengkahan
e.       Destruksi
Jawab: b
Proses penggabungan molekul hidrokarbon yang berantai pendek menjadi yang lebih panjang dinamakan reforming.
15. Fraksi minyak mentah yang tersisa dalam kolom fraksionasi dapat digunakan sebagai ….
a.      bahan bakar untuk memasak
b.      bahan bakar untuk kendaraan
c.       aspal untuk mengeraskan jalan
d.      pelarut senyawa karbon
e.       pelumas mesin
Jawab: c
Fraksi minyak mentah yang tersisa dalam kolom fraksionasi dapat digunakan sebagai aspal untuk mengeraskan jalan.
16. Teknik yang diterapkan untuk memisahkan fraksi minyak bumi adalah ….
a.      Ekstraksi
b.      destilasi bertingkat
c.       permurnian bertingkat
d.      dekantasi
e.       magnetisasi
Jawab: b
Destilasi bertingkat merupakan teknik yang diterapkan untuk memisahkan fraksi minyak bumi karena untuk pemisahan tersebut, hasilnya akan dibagi menjadi fraksi-fraksi sesuai dengan jumlah atom C.
17. Suatu senyawa hidrokarbon terdiri dari 84% karbon dan 16% hidrogen. Jika diketahui Mr hidrokarbon tersebut adalah 100, tentukan rumus molekul hidrokarbon tersebut?
a.      C7H16
b.      C6H14
c.       C5H12
d.      C4H10
e.       C3H8
Jawab
Misalkan rumus empiris senyawa hidrokarbon tersebut adalah CxHy.
Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu mengkonfersi satuan persen menjadi gram.
Karena massa zat awal tidak diketahui maka massa zat dianggap 100 gram. Oleh sebab itu, massa karbon dalam gram sama dengan % massanya
Gram karbon = 84/100 x 100 gram = 84 gram
Gram hidrogen = 16/100 x 100 = 16 gram
Perbandingan mol masing-masing unsur merupakan nilai x dan y.
clip_image002
Jadi rumus empiris senyawa tersebut adalah C7H16.
Rumus molekul dapat ditentukan dengan pasti jika massa molekul relatif senyawa tersebut diketahui.
(C7H16)n = 100
      100n = 100
            n =1
Jadi rumus molekul senyawa tersebut sama dengan rumus empirisnya yakni C7H16.
18. Fraksi minyak bumi terbanyak adalah ….
a.      alkana dan sikloalkana
b.      aldehida dan aromatic
c.       sikloalkana dan aromatic
d.      LPG, LNG, dan aspal
e.       bensin premium dan solar
Jawab: a
Yang paling banyak ditemukan di alam adalah alkana dan sikloalkana.
19. Untuk menentukan secara akurat keberadaan minyak mentah di dalam bumi dipakai teknik ….
a.      Peledakan
b.      gelombang seismik
c.       pantauan udara
d.      gelombang kejut
e.       mikroskop
Jawab: b
Gelombang seismik digunakan untuk menentukan secara akurat keberadaan minyak mentah di dalam bumi.
20. Reaksi CH3-CH2-Cl  CH2=CH2 + HCl
Disebut reaksi….
a.      Substitusi
b.      Polimerisasi
c.       Oksidasi
d.      Adisi
e.       Eliminasi
Jawab: d
Reaksi adisi adalah reaksi yang menghasilkan ikatan rangkap.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar